Pemkab Pati Rilis 4 Aplikasi Android baru, Apa Saja?

0

Pati, 5News.co.id,- Pemerintah Kabupaten Pati meluncurkan 4 aplikasi Pati Smart City di pendopo kantor Bupati pada hari Selasa lalu. Ke-empat aplikasi itu adalah E-office, E-sakip, Gage Nda dan Aplikasi Pati Smart City. Peluncuran aplikasi itu juga merupakan babak akhir dari rangkaian bimbingan teknologi (bintek) dalam menyusun master plan Smart City di Kabupaten Pati.

Baca juga: Tingkatkan Layanan Publik, Pemkab Luncurkan Aplikasi Pati Smart City

Aplikasi Gage Nda (GAmpang golEk iNformasi dan DAta) dirancang sebagai penyedia informasi dan data bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan aplikasi ini, mereka tidak perlu datang ke kantor dinas, untuk memperoleh informasi atau data yang diperlukan.

“Contohnya layanan pendidikan, masyarakat hanya perlu mengakses aplikasi ini, informasi dan datanya sudah tersedia. Tidak perlu lagi jauh-jauh datang ke kantor dinas pendidikan,” jelas Kabid E-government Dinas Kominfo Pati, Luky Pratugas Narimo S.T.P MM, saat ditemui di kantornya, Kamis (25/10) siang tadi.

Baca juga: Menuju Smart City, Dinas Kesehatan Pati Luncurkan Jejak Si Garda

Untuk aplikasi E-office, Luky menjelaskan ia lebih kepada tatanan elektronik kedinasan dilingkup Kabupaten Pati. Walaupun tidak langsung bersentuhan dengan layanan publik, aplikasi ini mempercepat proses sebuah surat dinas yang dibutuhkan.

“Kepala dinas atau pejabat lain, bisa menandatangi surat disposisi atau surat penting tanpa harus berada di kantor. Aplikasi E-office dirancang untuk itu,” ujarnya.

E sakib, adalah aplikasi yang memuat akuntabilitas instansi pemerintah. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat turut memantau perkembangan dan kinerja pemerintah Kabupaten Pati.

Baca juga: Pati Menuju Smart City

Luky menambahkan aplikasi Pati Smart City mencakup informasi dan data yang dibutuhkan masyarakat Kabupaten Pati.

“Di situ ada menu tukang, yang sampai sekarang masih kosong. Tujuan kami agar tukang bisa promosi sesuai wilayah tempat tinggalnya. Ketika masyarakat butuh tukang service AC misalnya, tinggal buka aplikasi dan mencari tukang service AC yang tersedia di sekitar rumahnya,” papar dia.

Luky berharap masyarakat dapat memanfaatkan dan secara aktif memberi masukan kepada pemerintah Kabupaten Pati, agar aplikasi yang disediakan itu, semakin berkembang dan bermanfaat secara luas.

“Harapan kita agar aplikasi itu dipakai dan dimanfaatkan. Perlu feedback (masukan-red) dari pengguna untuk mengembangkan aplikasi itu,” pungkasnya.(hsn)

Unduh aplikasi Pati Smart City disini: Pati Smart City

Komentar