Keluhkan Biaya Seragam, Orang Tua Siswa SDN Waturoyo Pati Pertanyakan Dana BOS

0
191

Pati, 5NEWS.CO.ID,- Orangtua murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Waturoyo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa tengah mengeluhkan biaya seragam yang harus dibayarkan kepada pihak sekolah. Selain itu orang tua siswa juga mempertanyakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang menurut mereka tidak jelas.

Salah seorang wali murid, Suharti (36) warga RT 04 RW 02 Desa Waturoyo mengeluhkan biaya seragam yang dipungut pihak sekolah. Dia menanyakan apakah masih ada bantuan dana BOS buat anak sekolah yang tidak mampu. Menurut Suharti, seragam memang disediakan oleh pihak sekolah, tapi setiap siswa juga dikenakan biaya. Selain itu, kata dia, belum semua seragam diberikan oleh pihak sekolah, meski sudah dibayar lunas.

“Apa masih ada bantuan dana BOS buat anak-anak kami yang tidak mampu?” kata Suharti kepada 5NEWS.CO.ID, Kamis (26/9/2019) sore di Waturoyo, Pati.

“Ditahun ajaran baru kemarin siswa malah beli perlengkapan sekolah sendiri, mulai dari seragam hingga keperluan sekolah lainnya. Untuk seragam batik dan olahraga, pihak sekolah yang menyediakan tapi kami orangtua wajib bayar,” tuturnya.

“Malah sampai sekarang seragam olahraga belum juga diberikan padahal banyak yang sudah bayar lunas,” lanjut dia.

Wanita itu mengaku merasa terbebani dengan kebijakan pihak sekolah terkait seragam dan biaya-biaya yang lain. Dia berharap masalah ini lebih diperhatikan oleh pihak sekolah dan dinas pemerintah terkait.

Untari (31) warga Rt 04 Rw 02 Desa Waturoyo, Margoyoso, Pati juga mengatakan hal senada. Dia mengaku keberatan dengan biaya seragam yang dibebankan kepada orangtua siswa.

 “Saya juga merasa keberatan untuk membeli perlengkapan sekolah sendiri,” ujarnya.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), SDN Waturoyo memperoleh dana BOS sebesar Rp. 23.200.000,- pada tri wulan pertama tahun 2019 dan Rp. 46.880.000,- pada tri wulan kedua. (cek di sini: BOS Kemendikbud)

Di periode tri wulan ketiga ini, SDN Waturoyo mendapatkan dana BOS sebesar Rp. 23.360.000,- sebagai bantuan pemerintah untuk meringankan biaya operasional sekolah. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari pihak sekolah.(dwi)

Tinggalkan Balasan