Nadiem Sebut 320.000 Guru Honorer Diangkat Jadi PPPK Tahun Ini

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim menyapa sejumlah guru saat menghadiri Puncak Peringatan HUT Ke-77 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) 2022 yang dihadiri Presiden Joko Widodo di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu 3 Desember 2022. (ANTARA FOTO/Aji Styawan)

Jakarta, 5NEWS.CO.ID,- Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyatakan jumlah guru honorer yang akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) meningkat hingga 20.000 orang pada tahun ini. Pada 2021, jumlahnya berkisar 300.000 guru.

“Walau ada berbagai ketidaksempurnaan, tahun lalu 300.000 guru honorer sudah diangkat menjadi guru ASN PPPK. Tahun ini 320.000 guru honorer akan diangkat jadi PPPK,” kata Nadiem saat memberi sambutan dalam acara Peringatan HUT ke-77 PGRI dan Hari Guru Nasional yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu, 3 Desember.

Nadiem mengatakan pengangkatan ini bertujuan untuk memberikan kesejahteraan bagi para guru. Hanya saja, dalam prosesnya terdapat sejumlah tantangan termasuk penempatan formasi.

“Banyak yang sudah lulus passing grade tapi tidak dapat formasi dan lain-lainnya,” ujarnya.

Untuk menghadapi masalah itu, Nadiem meminta pemerintah daerah mengangkat guru yang sudah lolos seleksi diangkat sebagai PPPK. Langkah ini bertujuan untuk memenuhi formasi di daerah.

Jika sampai Maret nanti pemerintah daerah tak bisa melakukannya, maka pemerintah pusat yang akan melengkapi formasi tersebut. Hanya saja, langkah ini harus lebih dulu dikoordinasikan dengan KemenPAN RB hingga Kementerian Keuangan serta mendapatkan izin dari presiden.

Di sisi lain, Nadiem menyebut kementeriannya akan berkoordinasi dengan pihak lain demi memastikan gaji maupun tunjangan yang diterima guru PPPK tidak digunakan untuk kepentingan lain.

“Ketiga, anggaran bagi guru ASN PPPK hanya ditransfer ke PPPK setelah guru honorer diangkat,” tegasnya. (mra)