Kasus Covid-19 Palangka Raya Tembus 1.338 orang

Ilustrasi penelusuran kontak. (Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Palangka Raya, 5NEWS.CO.ID,- Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan, jumlah pasien COVID-19 di kota itu mencapai 1.338 orang usai terjadi penambahan 165 kasus warga positif.

“Data terakhir kemarin, terjadi penambahan 165 orang positif. Maka akumulasi warga yang masih terjangkit COVID-19 sampai hari ini sebanyak 1.338 orang,” kata Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, di Palangka Raya, Sabtu.

Untuk itu, dia meminta masyarakat setempat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Terlebih lagi beberapa kasus merupakan penularan baru dan lainnya merupakan kontak erat atau terpapar dari anggota keluarga terdekat.

Berdasar data Satgas Penanganan COVID-19 Kota Palangka Raya, di daerah setempat tercatat, sejak kasus pertama ditemukan awal 2020 lalu, akumulasi pasien positif terjangkit virus corona mencapai 14.646 kasus.

Dari jumlah itu, sebanyak 12.788 atau 87,31 persen pasien dinyatakan sembuh dan 520 lainnya meninggal dunia. Keadaan ini menyebabkan Kota Palangka Raya kembali menerapkan PPKM Level 3.

Bahkan karena peningkatan kasus positif, sejumlah sekolah di wilayah kelurahan yang masuk zona merah diminta menerapkan pembelajaran jarak jauh.

Di sisi lain, sebagai upaya pemutusan rantai penyebaran COVID-19, Pemerintah Kota Palangka Raya, melalui tim gugus tugas terus melakukan berbagai upaya mulai dari sosialisasi, deteksi dini, pengamanan hingga penanganan kasus.

Pemerintah bersama berbagai pihak terkait pun menggencarkan vaksinasi sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh menghadapi paparan virus tersebut.

Pihaknya pun akan menegakkan peraturan penerapan protokol kesehatan secara tegas. Setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Fairid itu pun mengajak masyarakat di wilayah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah tidak lengah menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, tidak berkerumun, rajin mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer dan selalu menggunakan masker. (Antara/mra)