Kabupaten Pati Resmi Dipimpin Pj hingga 2024 Setelah Masa Jabatan Bupati Habis

Pelantikan Pj Bupati Pati oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (22/08) malam. (Foto: Dok. Pemprov Jateng)

Pati, 5NEWS.CO.ID,- Kabupaten Pati akan dipimpin oleh Henggar Budi Anggoro yang secara resmi telah dilantik sebagai Penjabat (Pj) Bupati Pati oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (22/08) malam.

Diketahui, masa jabatan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pati Haryanto-Saiful Arifin habis per 22 Agustus 2022. Sebelumnya, Henggar merupakan Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah.

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan dilangsungkan di Gedung Gradhika Bhakti Praja Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang pada Senin (22/8) malam. Sedangkan di Pendapa Pemkab Pati terdapat siaran daring untuk menyaksikan pengambilan sumpah dan jabatan tersebut.

Haryanto yang baru saja selesai masa jabatannya sebagai Bupati Pati mengatakan, Pj diharapkan bisa mengelola pemerintahan dengan baik. Ia juga meminta kepada Pj agar menjalin komunikasi dengan OPD maupun tokoh masyarakat.

“Karena kalau seketika belum bisa, butuh waktu. Saran saya, sering komunikasi dengan OPD maupun tokoh masyarakat. Utamanya Sekda. Karena koordinator OPD ini adalah Sekda Pati. Tak kalah penting tokoh masyarakat, karena mereka punya peran serta di wilayah,” jelas Haryanto dalam keterangan tertulis seperti dilansir dari detikJateng, Rabu (24/08/22).

Sebagai informasi, Haryanto menjabat sebagai Bupati Pati selama 2 periode, mulai dari tahun 2012-2017. Pada periode ini Haryanto didampingi Budiono sebagai wakilnya.      Kemudian di periode 2017-2022, Haryanto ditemani oleh Saiful Arifin.

Pelantikan Pj ini sesuai Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (SK Mendagri) Nomor 131.22-5117 tahun 2022 terkait penunjukan Penjabat Bupati yang telah terbit dan ditandatangani pada 12 Agustus 2022. Usai pelantikan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan untuk menjalankan kebijakan pemerintah dan juga tetap netral menjelang tahun politik 2024.

“Diseleksi di (pemerintah) pusat terus kemudian ditentukan dari calon-calon yang ada. Sebenarnya administrasi sudah selesai. Tapi saya pesankan ada PR, betapa pentingnya daerah mensupport kebijakan yang ada di nasional dan dengan situasi yang sekarang tidak menentu ini maka inisiatif dan peran daerah menjadi penting,” kata Ganjar dalam keterangannya usai melakukan pelantikan, Senin (22/8/2022) malam.

Ganjar berharap inovasi dan kreasi dalam menangani problem inflasi di daerah. Selain itu menegaskan soal integritas karena kejadian OTT Bupati Pemalang lalu telah menjadi pukulan telak.

“Yang saya harapkan inovasi dan kreasi bagaimana problem inflasi tertangani di daerah. Saya titip problem integritas, yang kemarin jadi pukulan telak untuk kita. Saya selalu ceritakan dan titipkan itu. Saya tidak akan pernah bosan bicara soal antikorupsi dan layanan yang baik. Kalau ini bisa kita dorong mulai dari bawah insyaallah pemerintahannya akan sangat baik. Bisa melayani dengan tulus, transparan, akuntabel. Itu mesti diajarkan terus-menerus,” jelasnya.

Ia juga mewanti-wanti Penjabat Bupati Pati tetap netral menjelang tahun politik dimana Pati juga akan menggelar Pemilihan Bupati-Wakil Bupati.

“Menjelang 2024, di sana juga akan ada Pilkada. Semua sudah pasang kuda-kuda juga maka pastikan netral, pastikan bisa mengelola itu dengan baik, pastikan harmoni itu terjadi,” tandasnya. (mra)