Kabupaten Kudus Catat 86 Kasus Baru Covid-19

Dua orang tenaga kesehatan di RSUD Loekmono Hadi Kudus, Jawa Tengah, tengah mendorong tempat tidur dengan pakaian lengkap standar untuk penanganan pasien Covid-19. (Foto: Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Kudus, 5NEWS.CO.ID,- Jumlah temuan kasus baru COVID-19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai mengalami penambahan selama beberapa hari terakhir karena saat ini tercatat sebanyak 86 kasus setelah sebelumnya nihil kasus.

“Data temuan kasus tersebut per 9 Februari 2022. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 kasus di antaranya menjalani perawatan di rumah sakit dan 70 orang menjalani isolasi mandiri. Untuk penambahan kasus baru ada 40-an kasus,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Muhammad Nasiban di Kudus, Kamis.

Ia mengungkapkan dari 16 warga yang terpapar corona tersebut ada yang dirawat di RSUD Loekmono Hadi, RS Mardi Rahayu, RSI Sunan Kudus serta ada yang dirawat di rumah sakit di luar Kudus.  

Temuan kasus aktif COVID-19 tersebut, didominasi hasil penapisan (screening) kesehatan pasien yang hendak menjalani rawat inap di rumah sakit di Kudus.

Setelah dilakukan tes cepat antigen hasilnya positif, kemudian ditindaklanjuti dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

Dalam rangka antisipasi penyebaran virus corona, terutama varian omicron rutin digelar penapisan secara sampel dengan target seperseribu penduduk per hari.

Ketika ditemukan satu kasus, maka dilakukan penelusuran kontak terhadap 15 orang. Dinkes Kudus sendiri sudah melakukan penelusuran kontak terhadap warga yang terpapar virus corona.

Sedangkan total kontak erat yang selesai dipantau sejumlah 18.176 orang, sedangkan masih dipantau 270 orang. Terkait dengan ketersediaan alat tes cepat antigen, kata dia, sudah tersedia cukup banyak karena penganggaran sebelumnya sudah direncanakan untuk antisipasi gelombang ketiga pandemi.

Adanya temuan kasus tersebut, kata dia, patut menjadi kewaspadaan bersama untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan mulai dari memakai masker, rajin mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Sementara kasus suspek corona tercatat ada 66 orang, sebanyak 23 orang di antaranya menjalani perawatan dan 43 orang menjalani isolasi mandiri.

Pemkab Kudus juga sudah menyiapkan tempat isolasi terpusat, yakni memanfaatkan gedung Akbid Kudus serta rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Kudus.

Sedangkan rumah sakit juga sudah diinstruksikan mempersiapkan diri sejak beberapa pekan sebelumnya untuk menyediakan tempat isolasi pasien dan sarana serta prasarana pendukungnya. (Antara/mra)