Diskominfo Pati Berikan Layanan WiFi Gratis di Tempat Umum, Cek Lokasinya

Kepala Diskominfo, Ratri Wijayanto (Foto: Husain/5NEWS.CO.ID)

Pati, 5NEWS.CO.ID,- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pati telah memberikan Layanan Wifi Gratis di tempat Umum untuk masyarakat umum.

Tujuan dipasangnya WiFi gratis ini diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mengakses informasi melalui Jaringan internet yang tersedia, Jumat (16/12/2022).

Kepala Diskominfo Kabupaten Pati, Ratri wijayanto menjelaskan bahwa pemasangang Wifi tersebut merupakan cara untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang bersifat Informatif.

Adapun lokasi yang dipilih untuk dipasangkan Wifi gratis itu, Ratri menganggap sejumlah lokasi yang ditetapkan merupakan tempat yang strategis dan berkumpulnya banyak orang.

“Diskominfo telah memberikan layanan Wifi di tempat umum, antara lain Alun-alun Simpang Lima Pati, Alun-alun Kembang Joyo Pati dan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Pati, sehingga ada fasilitas yang dapat diakses untuk masyarakat umum,” ungkap Ratri saat dikonfirmasi di kantor Diskominfo, Jumat (16/12/2022).

Kemudian, Ratri menambahkan penjelasan terkait pemakaian WiFi gratis tersebut walaupun dapat diakses semua masyarakat dilokasi itu, tetapi ada batas waktu dalam pemakai.

Dengan demikian pemakain layanan wifi gratis itu, dapat dirasakan oleh banyak orang.

“Pengguna HP satu berdurasi 20 menit habis itu nonaktif sendiri. Maaf karena ini fasilitas bersama kalau nanti dibuat streaming kasian yang lain. Sehingga bisa dibagi lah,” paparnya.

Kapasitas layanan WiFi gratis tersebut dalam satu lokasi kecepatan bandwithnya 50 Mbps.

Menurutnya kapasitas itu sudah cukup digunakan masyarakat umum.

Sementara itu, pihaknya menemukan bahwa layanan WiFi gratis belum sampai ke tingkat Kecamatan maupun desa dan daerah pelosok.

Hanya saja berdasarkan informasi dari Kementerian pemasangan wifi diutamakan di wilayah perbatasan.

“Jadi didaerah di tempat pelosok itu memang belum bisa memberikan fasilitas WiFi secara gratis, karena memang yang kami ketahui, untuk kegiatan Wifi itu bukan wifi gratisnya,” lanjut dia.

“Tetapi kalau tidak salah dari Kementerian itu ada program bakti tapi itu hanya untuk di wilayah wilayah perbatasan atau wilayah yang tertinggal,” tutupnya. (hus)