Andi Arief: Dua Mobil Polda Geruduk Rumah Saya di Lampung

0

Jakarta, 5News.co.id,- Politisi Partai Demokrat Andi Arief mengaku rumahnya yang berada di Lampung digeruduk oleh dua mobil kepolisian. Hal itu dituliskan Andi Arief melalui Twitter miliknya, @AndiArief__, Jumat (4/1).

Dalam cuitannya, dia mengatakan ada dua mobil Polda yang mengaku dari Cyber mendatangi rumahnya. Politisi Demokrat itu juga meminta bantuan pada Kapolri agar tidak melakukan hal tersebut. Andi Arief mengatakan dirinya akan bersedia hadir apabila dipanggil oleh pihak kepolisian.

Selain Kapolri, dalam cuitan di akun Twitternya Andi Arief juga meminta bantuan pada Presiden. “Mohon hentikan Bapak Presiden,” tulis Andi Arief.

Berikut cuitan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief, di akun Twitter @AndiArief__, Jumat (4/1):

Rumah saya di lampung digerudug dua mobil Polda mengaku cyber.

Pak Kapolri, apa salah saya. Saya akan hadir secara baik-baik kalau saya diperlukan.

Ini bukan negara komunis. Penggerudukan rumah saya di Lampung seperti negara komunis.

Mohon hentikan Bapak Presiden

Nama Andi Arief menjadi polemik setelah dirinya menulis kabar hoaks 7 kontainer surat suara telah dicoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (2/1/2019).

Saat dikonfirmasi, Politisi Partai Demokrat itu menegaskan, kicauannya itu hanya berupa imbauan agar ada pihak yang melakukan pengecekan terkait kabar tersebut.

“Saya mengimbau supaya dilakukan pengecekan,” ujar Andi Arief kepada Kompas.com, Kamis (3/1) kemarin.

Dia menegaskan bahwa hal tersebut sudah jelas tertulis dalam cuitannya. Andi Arief bahkan menyayangkan ada pihak-pihak yang justru menuding dirinya sebagai penyebar hoaks.(hsn)

Komentar