Diisukan Alami Perpecahan, Tagar #BPNpecah Jadi Tren

0
Tagar BPNpecah

Jakarta, 5News.co.id,- Tanda pagar (Tagar) #BPNpecah mewarnai cuitan warganet hari ini. Ribuan tweet warga jagat maya dengan menyertakan tagar tersebut terus membanjir. Hingga berita ini ditulis, Minggu (28/4/2019) pukul 11.00 WIB, tagar  #BPNpecah telah dicuitkan lebih dari 25.000 kali.

Berdasarkan pantauan 5News.co.id, tagar itu menjadi trend topik, akibat perubahan situasi politik setelah Pemilu 2019 pada 17 April 2019. Beberapa hal  yang terjadi beberapa hari terakhir disinyalir menjadi pemicu ramainya tagar tersebut.

Pertemuan Ketua Umum Parta Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dengan Presiden Joko Widodo pada Rabu (24/4/2019) sepertinya menjadi pemicu. Pernyataan Wakil Ketua Umum PAN, Bara Hasibuan sehari setelah pertemuan, Kamis (25/4/2019) itu menambah kuatnya anggapan warganet bahwa Badan Pemenangan Nasional (BPN) dari kubu paslon 02 Prabowo-Sandi mengalami perpecahan.

Dalam pernyataannya, Bara Hasibuan meminta Ketua BPN, Djoko Santoso tidak membuat klaim kemenangan tanpa data yang valid. Dia juga meminta Djoko agar tidak memanaskan suasana usai pemungutan suara. Lebih lanjut, Bara juga menganggap seharusnya Djoko memberi pengertian kepada pendukung Prabowo-Sandi agar menerima hasil yang ada.

“Tempatkan kepentingan bangsa dengan menghormati proses demokrasi yang sedang berlangsung,”katanya.

Dilain pihak, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf membuka pintu bagi Partai Demokrat (PD) untuk bergabung. Dalam pernyataannya, Wakil Ketua TKN, Abdul Kadir Karding menyebut peluang bergabungnya PD dalam Koalisi Indonesia Kerja merupakan wacana yang cukup wajar. Dia mengaku, hal itu karena komunikasi Presiden Jokowi dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), maupun putranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selama ini berlangsung dengan cukup baik.

Menanggapi isu pecahnya BPN, Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad pada Sabtu (27/4/2019) kemarin mengatakan, pihaknya melihat baik PD maupun PAN dan partai Koalisi Indonesia Adil-Makmur lainnya tetap solid. Dia mengaku yakin kedua partai tersebut masih memegang komitmen bersama di Koalisi Adil-Makmur.(hsn)

Komentar