Polri: Semua Pihak Terkait Kasus Hoaks Surat Suara Akan Diusut

0
8

Jakarta, 5News.co.id,- Kabareskrim Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto mengatakan akan mengusut semua pihak yang terkait dengan kasus hoaks surat suara ini. Dia juga mengatakan akan memanggil semua pihak, termasuk Andi Arief.

“Semua pihak yang berkaitan dengan beredarnya isu itu akan kami proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, siapapun dia,” tegas Arief Sulistyanto di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (3/1).

Kabareskrim Polri itu menyatakan, saat ini pihaknya masih terus melakukan investigasi dan mengidentifikasi rekaman yang beredar.

“Investigasi sudah kita lakukan sejak tadi malam. Sedang kita identifikasi. Informasi dari teman-teman media sangat membantu,” kata dia.

Dilain kesempatan, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono juga menyatakan hal yang sama. Dia mengatakan, pihaknya akan mencari tahu pelaku yang pertama kali menyebarkan informasi bohong itu.

“Tim cyber akan melakukan penyelidikan. Kami akan mencari siapa yang pertama kali meng-upload pertama dan di mana,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (3/1), seperti dilansir Kompas.com.

Argo menjelaskan, pihaknya telah menerima penjelasan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang telah memastikan bahwa informasi itu tidak benar.

“Kami imbau kepada masyarakat agar bijak dalam pemberitaan. Dicek dulu sumbernya, kemudian baru kita tahu apakah itu boleh di-share atau tidak,” ujarnya.

Sebagaimana ramai diberitakan, beredar hoaks mengenai adanya tujuh kontainer berisi surat pemilihan presiden yang sudah dicoblos atau terpakai di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kabar ini menjadi heboh dan menjadi bahan perbincangan di grup-grup aplikasi percakapan Whatsapp. Selanjutnya, isu ini semakin menjalar dan viral di media sosial setelah Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Andi Arief, menuliskan kicauan di akun Twitternya.

“Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yg sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya karena ini kabar sudah beredar,” tulis akun @AndiArief__, pada pukul 20.05, Rabu (2/1).

Selain Andi Arief, Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain juga men-twit isu tersebut.

“7 kontainer surat suara Pemilu yang didatangkan dari China sudah tercoblos untuk pasangan nomor 01? (Menyebut salah satu stasiun TV, red). Nampaknya Pemilu sudah dirancang untuk curang? Kalau ngebet banget apa tidak sebaiknya buat surat suara permohonan agar capres yang lain mengundurkan diri saja? Siapa tahu mau,” tulisnya di akun Twitter @ustadtengkuzul.(hsn)

Tinggalkan Balasan