Tiga Kades PAW Pati Resmi Dilantik, Pj Bupati: Jaga Nama Baik Kabupaten

Pelantikan Kades PAW Pati di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (3/8/2023). (Foto: Husain/5News)

Pati, 5NEWS.CO.ID,- Tiga Kepala Desa (Kades) Pengganti Antar Waktu (PAW) resmi dilantik dan telah diambil sumpah jabatan. Pelantikan tersebut dilakukan oleh Pj Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (3/8/2023).

Pelantikan ini terdiri dari tiga Desa dari dua kecamatan yakni Kecamatan Tayu yang meliputi Kades Tayu Wetan dan Kades Bendokaton Kidul. Sedangkan pada Kecamatan Dukuhseti yakni Kades Banyutowo.

Adapun yang menjabat berbeda-beda, seperti Kades Banyutowo yakni Sunaryo yang menjabat sampai 15 Februari 2026.

Sedangkan Kades Tayu yakni Muhammad Firdaus Maulana masa jabatanya sampai 22 Mei 2027, dan Kades Bendokaton yakni Sunarwi dengan masa jabatan sampai 15 Februari 2026 mendatang.

Dalam pelantikan tersebut, PJ Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro mengingatkan kepada para Kades PAW yang baru dilantik harus bisa menjaga kondusifitas menjelang tahun politik.

“Sebentar lagi akan ada pesta demokrasi diharapkan semua Kepala Desa, lebih khusus bagi kades yang baru dilantik bisa menjaga kenyamanan dan ketentraman di lingkungan masing-masing,” kata Henggar usai pelantikan, Kamis (3/8/2023).

“PAW ini kan selain meneruskan jabatan kemarin tetapi juga membuat rancangan atau program kedepan,” sambungnya.

Sehingga dalam hal ini, Henggar mengingatkan kepada PAW agar segera beradaptasi kepada lingkungan biar cepat melakukan tugas-tugas sebagai Kades yang baru.

“saya berharap segera beradaptasi kepada lingkungan baik Perangkat desa mampun masyarakat,”ucapnya.

Dirinya juga berharap para Kades baru dapat menjalankan tugas secara adil dan bertanggung jawab, serta menjaga nama baik Kabupaten Pati kaitannya dengan pengelolaan, pemanfaatan serta pengalokasian Dana Desa dan APBDes.

Ada lagi yang lebih penting, lanjut Henggar kinerja PAW ini jangan sampai berseberangan dengan apa yang sudah dilakukan oleh kades sebelumnya, sehingga dapat menciptakan kegaduhan di tengah-tengah Masyarakat. (hus)