Panitia Hadirkan Felix Siauw, Pendiri Majalah Tempo Batalkan Jadi Pembicara di IIBF

0
102

Jakarta, 5NEWS.CO.ID,- Pendiri majalah Tempo Goenawan Mohamad menyatakan mundur sebagai pembicara dalam diskusi di Indonesian International Book Festival (IIBF). Dalam cuitannya di Twitter, Goenawan Mohamad menyebut keputusan tersebut diambil lantaran panitia menghadirkan eks aktivis khilafah Felix Siauw.

Sastrawan nasional Goenawan Mohamad bersama Jürgen Bosch, Direktur Frankfurt Book Festival, sedianya akan mengisi diskusi panel di IIBF, Jumat (6/9/2019) besok. Namun setelah panitia mengundang sosok kontroversial Felix Siauw, GM langsung menolak untuk datang dan membatalakan kehadirannya dalam acara itu.

“Dalam acara Indonesian International Book Festival, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) menghadirkan Felix Siauw,  orang yg menentang asas NKRI.  Acara itu dibeayai dana publik yg dikelola NKRI. Sebuah hipokrisi,” kata GM di akun Twitternya @gm_gm, Kamis (5/9).

https://platform.twitter.com/widgets.js

Dalam rangkaian twitnya, GM mengatakan buku adalah sarana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, bukan untuk memperkeras fanatisme. Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) seharusnya memiliki komitmen yang dinilainya tidak dimiliki oleh Felix Siauw.

https://platform.twitter.com/widgets.js

“Saya membatalkan diri,” tegas dia.

https://platform.twitter.com/widgets.js

Menanggapi hal ini, panitia menyatakan siapapun yang tampil di IIBF, koridornya adalah buku. Ketua Panitia Acara IIBF 2019, Djadja Subagdja menegaskan yang akan didiskusikan adalah buku yang tidak melanggar hukum.

Felix Siauw hadir dalam diskusi buku ‘Heritage of Ottoman’ pada hari pertama penyelenggaraan IIBF pada pukul 16.00-17.30 WIB di panggung utama di Hall A, Jakarta Convention Center. Seperti tercantum dalam flyer dan buku agenda IIBF, Felix Siauw akan hadir dalam sesi diskusi buku ‘Heritage of Ottoman’. Kepada detikHOT, Djadja mengaku buku yang akan dibahas oleh pengusung khilafah itu adalah ‘Wanita Berkarier Surga’.

IIBF yang diinisiasi oleh IKAPI digelar di Hall A Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, pada 4-8 September 2019.(hsn)

Tinggalkan Balasan