Banjir Rob, Walikota Pekalongan Terapkan Status Tanggap Darurat

0

Banjir-rob-di-Pekalongan-002

Pekalongan, 5News

Pemerintah Kota Pekalongan segera menerapkan status tanggap darurat bencana rob yang akan berlaku selama 14 hari ke depan. Demikian pernyataan Wali Kota Pekalongan, Saelany Machfudz, Jumat (25/5) kemarin di kantornya. Pihaknya akan segera menandatangani status tanggap darurat rob yang melanda sejumlah kelurahan sehingga korban terdampak rob bisa mendapat bantuan.

Baca Juga: BMKG: Banjir Rob Diperkirakan Sampai Pekan Depan

“Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan meninjau langsung kondisi warga yang terdampak rob serta secepatnya memberikan bantuan logistik,” ujar Walikota.

Sementara itu, anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, Adi Rustanto mengatakan akan meninjau langsung ke sejumlah wilayah yang tergenang rob dan memberikan bantuan logistik untuk meringankan beban korban rob.

“Kami berencana meninjau langsung ke wilayah rob. Kami ingin mengetahui secara langsung apa yang dibutuhkan para korban, meski bencana rob tidak hanya terjadi di Kota Pekalongan saja,” kata Adi.

Baca Juga: Banjir Rob, Ribuan Rumah di Pekalongan Terendam

Di pihak lain, anggota Tim Pencari dan Penyelamat (Search and Rescue) Pekalongan, Hengky Susilo Hadi mengatakan bahwa hingga kini rob masih merendam sejumlah daerah pesisir pantai dengan ketinggian air yang bervariasi.

“Ketinggian air di kawasan Jalan Veteran Rumah Sakit Kraton mencapai 20 sentimeter, semakin ke utara menuju pesisir pantai semakin dalam airnya. Di kawasan Sekranding ketinggian rob mencapai 80-an sentimeter, bahkan di Bandengan, Panjang Wetan mencapai lebih dari 1 meter,” katanya.(sumber ANTARA/hsn)