Ironis, Mayat Ibu dan Anak Ditemukan Setelah 30 Hari Meninggal

0

Pati, 5News.co.id,- Identitas dua mayat yang sempat menggegerkan warga kota Pati terungkap. Kedua mayat yang ditemukan telah membusuk di dalam sebuah rumah di Jalan Panglima Sudirman, Kota Pati itu adalah mayat seorang ibu dan anaknya.

Informasi yang didapat dari jaringan radio RAPI Wil 29 Pati JZ 11 KBG, identitas kedua mayat itu masing-masing, bernama Soedji Tanti (78), sang ibu, dan Soebijoto Kuamerta (52) anaknya. Keduanya bertempat tinggal di sebuah berumah beralamat di di Jl. Panglima Sudirman No.85, Rt 01 Rw 02, Kp. Saliyan Kel. Pati Lor Kec. Pati Kab. Pati.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua mayat tersebut tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sekitar sebulan yang lalu. Ironisnya, tak ada kerabat, teman ataupun tetangga yang mengetahui nasib dari kedua ibu beranak yang tinggal berdua di rumah itu.

Pada Jumat (14/12) sekira pukul 13.30 WIB Agung Busono, Wakil Ketua RT setempat, mendatangi rumah korban atas perintah dari Ketua RT. Sebelumnya, dari pihak Rumah Makan Nojorono datang mencari tahu keberadaan korban yang sejak tanggal 12 November 2018 silam tak masuk kerja.

Agung lalu mendatangi rumah korban dengan melompati pintu pagar, untuk memastikan keadaan didalam rumah. Setelah melihat posisi korban dari celah-celah bangunan, Agung kemudian melaporkan temuannya itu kepada RT setempat.

Ketua RT 01 Rw 02 Bambang Totok Susilo, bersama wakilnya dan pihak RM Nojorono kemudian bersama-sama mendatangi lokasi rumah korban untuk memastikan. Melalui satpam Bank Mega Cabang Pati yang berlokasi di dekat rumah korban, mereka melaporkan penemuan kedua mayat ibu dan anak yang telah membusuk itu, kepada Polres Pati.

Tak lama kemudian, jajaran petugas Polres, Puskesmas dan Kodim 0718/Pati datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan identifikasi. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Kedua korban itu diperkirakan telah meninggal sekitar 30 hari yang lalu.

Sekira pukul 15.30 WIB, kedua jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Soewondo untuk pemulasaran dan diserahkan kepada Yayasan Gotong Royong untuk proses pemakaman.(hsn)

Komentar