Warganet Ngamuk Situs Judi Online Tak Diblokir Kominfo

Laman pendaftaran  Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Kemkominfo. Gambar tangkapan layar

Jakarta, 5NEWS.CO.ID,- Warganet ramai-ramai mengecam Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) setelah lembaga itu memblokir sejumlah situs. Selain merasa dirugikan, warganet juga memprotes Kominfo yang membiarkan situs judi online terdaftar di  Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

Sebuah akun di Twitter menyebut warganet geram karena situs game judi domino lolos dari pemblokiran. Akun tersebut bahkan menuding Kominfo lebih memilih anak-anak bermain game judi dairpada game yang ada di situs yang kini diblikir.

“Dan yang menjadi masalah membuat geram konten digital / creator digital Game Domino JUDI bisa lolos, jadi Kominfo lebih memilih anak-anak kita bermain game Judi daripada game yang ada di Steam, Origin, Epic Games ? padahal Steam pun punya batasan umur ketika akses game rating 18+,” ujar sebuah akun di Twitter, Minggu (31/7/2022).

Akun lain di platfotm yang sama mencuit tuntutan agar Kominfo memberi ganti rugi kepadanya. Pasalnya, pemblokiran situs yang dilakukan Kominfo telah membuatnya merugi hingga Rp300 juta.

“Tolong direfund ya pak ini kerugian saya sekitar 300 juta karena kementerian boomer, ini baru Steam Pak, belum akun Epic dan Origin saya, saya beli pk uang halal bukan korup APBN ya pak, yg halal diblok, judi online malah aman kocak #blokirKominfo,” kata akun itu sambil mencolek akun resmi Kemkominfo, Sabtu (30/7/2022).

Menanggapi kecaman tersebut, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Samuel Abrijani Pangerapan angkat bicara. Samuel menyatakan bahwa aplikasi seperti Domino Qiu Qiu, TopFun dan Naruto Slugfestx, bukan judi online. Menurutnya, situs tersebut tidak menggunakan uang yang digunakan sebagai taruhan.

“Saya sudah mendapatkan laporan terkait hal itu, ini hanya sebuah permainan, bukan judi. Silakan download,” kata Samuel dalam sebuah konferensi pers, Minggu (31/7).

“Kami sudah cek itu permainan kartu domino, permainan online,” imbuhnya.

Samuel menjelaskan Kominfo sudah melakukan pengecekan secara langsung atas situs-situs yang disebut warganet judi online. Menurut dia, pengguna situs-situs tersebut tidak harus menggunakan uang apabila piawai.

Ia juga berpesan pada masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan situs judi online ke Kominfo.

Seperti diberitakan, Kominfo memblokir sejumlah platform digital yang tidak melakukan pendaftaran dan mematuhi aturan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat. Dari pantauan, terdapat tujuh layanan internet, game, dan platform distribusi game yang telah diblokir Kominfo pada hari Sabtu tanggal 30 Juli 2022.

Situs Yahoo, PayPal, Epic Games, Steam, Dota, Counter Strike dan Origin juga diblokir karena belum juga mendaftarkan diri ke Kominfo setelah dikirimi surat teguran.

Pemblokiran tersebut memicu reaksi warganet yang merasa kesal lantaran tak dapat mengakses situs-situs itu. Kekesalan semakin memuncak usai mengetahui deretan platform yang diduga judi online tak diblokir dan masih dapat diakses.

Hal ini menjadi pemicu tagar #BlokirKominfo dan kata kunci Judi menjadi trending topic di Twiiter sejak kemarin.(hsn)