Tahun 2023, Dispertan Tegaskan Jatah Pupuk Subsidi untuk Petani di Pati Bakal Terpenuhi

Pati, 5NEWS.CO.ID,- Petani di wilayah Kabupaten Pati di tahun 2023 tidak akan bingung lagi untuk kebutuhan pupuk bersubsidi. Hal itu lantaran, Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, menegaskan bahwa pupuk bersubsidi yang didambakan oleh para petani terutama petani kecil dipastikan dapat terpenuhi, Selasa (24/1/2023).

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Nikentri Meiningrum mengatakan Pemerintah kini mengalokasikan pupuk bersubsidi untuk petani di Pati tahun 2023, urea sebanyak 47 ribu ton, dan NPK hanya mendapatkan 50 persen dari usulan, yakni sebanyak 26 ribu ton.

“Alhamdulillah untuk urea bisa mendapatkan 100 persen dari usulan, dan NPK hanya mendapatkan 50 persen, karena jatah alokasinya kurang dari usulan,” kata Nikentri saat dikonfirmasi Selasa (24/1/2023).

Jatah alokasi pupuk, lanjut dia, yang diterima sudah sesuai dengan usulan jumlah kelompok petani yang ada di Kabupaten Pati, dan itu juga sudah sesuai keputusan dari pusat yang disampaikan oleh Dispertan.

“Jumlah petani di Pati ada sekitar 140 ribu lebih, dan dipastikan untuk urea bisa terpenuhi semua 100 persen, namun untuk NPK hanya 50 persen terpenuhi,”Ujarnya.

“Usulan yang disampaikan sesuai jumlah kelompok tani, kalau kelompok tidak mengusulkan maka beda lagi, harusnya jatah itu bisa tetap, namun untuk berkurang juga bisa, itu tergantung lahan,” sambungnya.

Terkait fenomena soal kelangkaan pupuk, seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Niken pun menanggapi bahwa selain dari bahan pembuatan pupuk yang mulai jarang, kelangkaan pupuk juga difaktori akan pengguna pupuk yang berlebihan sehingga stok tak bisa mencapai angka kebutuhan tinggi.

Kendati demikian, dirinya menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak distributor agar stok pupuk tetap ada atau tidak kosong.

“Pupuk langka itu tidak ada, namun kadang petani itu penggunaannya tidak sesuai aturan,” tandasnya. (hus)

Komentar