Setelah Absen Enam Tahun, Iran Buka Kembali Kantor Perwakilan OKI di Arab Saudi

0
Gambar Ilustrasi. (Foto: Google Images)

Jakarta, 5NEWS.CO.ID,- Tiga diplomat Iran dikirim ke Jeddah untuk melanjutkan kegiatannya di Arab Saudi setelah enam tahun absen.

ISNA hari Senin (17/1/2022) melaporkan langkah Iran mengirim tiga diplomatnya ke Arab Saudi sebagai bagian dari proses normalisasi hubungan antara Tehran dan Riyadh yang terhenti selama enam tahun terakhir.

Perwakilan Iran untuk Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) kembali melanjutkan kegiatan mereka di kota Jeddah, Arab Saudi setelah enam tahun absen.

Sebelumnya pada Senin (16/1/2022), tiga diplomat Iran telah berangkat ke Jeddah untuk membuka kembali kantor perwakilan Iran di OKI setelah enam tahun ditutup.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian dalam konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Irak Fouad Hussein di Tehran pada tanggal 23 Desember 2021, menyinggung peran Baghdad dalam mengadakan empat putaran pembicaraan antara Iran dan Arab Saudi.

“Arab Saudi telah setuju untuk mengeluarkan visa kepada tiga diplomat Iran sebagai diplomat yang berbasis di Organisasi Kerja Sama Islam di Jeddah, dan visa para diplomat ini telah diterima,” ujar Abdollahian.

Menlu Iran juga baru-baru ini dalam sebuah wawancara dengan jaringan berita Al-Jazeera menyebut keluarnya visa bagi diplomat Iran untuk memasuki Jeddah sebagai indikasi positif dan baik.

Menurut laporan itu, tiga diplomat telah berangkat ke Jeddah dalam beberapa hari terakhir dan dijadwalkan akan melanjutkan kegiatan mereka di Jeddah.

Kantor perwakilan Iran di Jeddah ditutup pada 2015 menyusul pemutusan hubungan antara Iran dan Arab Saudi.

Organisasi Kerja Sama Islam adalah organisasi antar pemerintah kedua setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa, dengan 57 negara anggota dari berbagai benua.

Organisasi ini dibentuk sebagai suara kolektif dunia Islam serta jaminan untuk melindungi dan membela kepentingan dunia Islam dalam semangat mempromosikan perdamaian dan harmoni internasional di dunia. (AHA)

Komentar