Raja Yordania: Perdamaian di Timur Tengah Mustahil Diwujudkan Selama Palestina Masih Dijajah

0
Raja Abdullah II menghadiri sebuah seremoni militer di Jordania. (Foto: The Royal Hashemite Court/Instagram)

Amman, 5NEWS.CO.ID,- Raja Yordania Abdullah II mengatakan Timur Tengah tidak akan menikmati perdamaian kecuali mengakhiri penjajahan Israel di tanah Palestina.

Hal itu disampaikan Raja Abdullah dalam sebuah surat kepada Ketua Komite Pelaksanaan Hak-Hak Rakyat Palestina yang Tidak Dapat Dicabut (CEIRPP), Cheikh Niang, bertepatan dengan peringatan Hari Solidaritas Internasional dengan Rakyat Palestina, yang diperingati setiap tahun pada 29 November.

“Tidak akan ada perdamaian di kawasan selama pendudukan berlanjut,” tegasnya seperti dilansir kantor berita Petra, Senin (29/11/2021).

Raja Abdullah menegaskan kembali posisi Yordania yang tak tergoyahkan dalam mendukung hak-hak yang sah dari rakyat Palestina, terutama hak untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara merdeka, yang berdaulat dan layak.

Dia menekankan pentingnya memberikan semua sarana dukungan untuk mempertahankan pekerjaan Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), sesuai dengan mandat PBB.

Raja Yordania juga memuji upaya CEIRPP dalam membela hak-hak rakyat Palestina yang tidak dapat dicabut. (AHA)

Komentar