Pasca Viral di Media Sosial, Polisi yang Banting Mahasiswa hingga Kejang Kini Ditahan

0
Aparat kepolisian yang membanting mahasiswa saat melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Bupati Tangerang. (Foto: tangkapan layar)

Serang, 5NEWS.CO.ID,- Kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian saat mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa di Pemkab Tangerang, Banten, Rabu (13/10) lalu, menjadi sorotan publik. Insiden polisi banting mahasiswa hingga kejang-kejang dan pingsan juga menimbulkan kecaman di mana-mana.

Polisi berpangkat Brigadir yang membanting seorang mahasiswa bernama M Faris Amrullah (21) itu kini diproses secara kode etik dan kini pria berinisal NP tersebut ditahan di Mapolda Banten.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga mengatakan NP terancam dikenakan pasal berlapis dalam tindakannya membanting mahasiswa dengan keras ala ‘smack down’.

“Dua pasal lebih, kami sampaikan itu dulu, karena ini belum pemeriksaan saksi lanjutan. Jadi kami akan sampaikan tentang pasalnya nanti setelah pemberkasan selesai,” kata Shinto Silitonga, di Mapolda Banten, Serang, Jumat (15/10/21).

Pasca viral di media sosial, Ia diperiksa secara maraton oleh tim gabungan dari Kabid Propam Polda Banten dan Div Propam Mabes Polri. Pemeriksaan dilakukan di Gedung Polda Banten.

Diketahui, Brigadir NP kemungkinan besar akan menghuni ruang tahanan Bid Propam Polda Banten selama 7 hari, terhitung sejak hari pertama pemeriksaan. Penahanan dilakukan untuk mempermudah pemeriksaan terhadap Brigadir NP.

“Kita berharap pemberkasan terhadap Brigadir NP dapat segera dituntaskan oleh penyidik Ditpropam Polda Banten. Dari hasil pemeriksaan terhadap Brigadir NP, maka Ditpropam Polda Banten menggunakan persangkaan berlapis sesuai aturan internal kepolisian,” terangnya. (mra)

Komentar