Kerajinan Home Industry Asal Pati Ini Masuk Kancah Internasional

Kerajinan batik tulis bakaran ciri khas Juwana, Pati. (Foto: 5News)

Pati, 5NEWS.CO.ID,- Sejumlah kerajinan hasil home industry yang berasal dari Kabupaten Pati kini meroket bahkan hingga ke kancah internasional.

Seperti home industry yang berada di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati yakni Syams Handicraft Gallery dan industri kerajinan Batik Tulis Bakaran.

Menengok hal itu, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pati, Faiza Henggar dan Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Pati, mengunjungi home industry tersebut.

Lokasi yang pertama yang dikunjungi ialah Syams Handicraft Gallery yakni sebuah home industry jenis produk fashion yang berlokasi di Desa Bringin, Kecamatan Juwana.

Syams Handicraft Gallery ini memproduksi kerajinan tas dengan bahan baku limbah plastik. Produknya kini telah dikenal dikancah nasional hingga internasional.

Faiza mengaku bangga dengan beberapa produk homemade yang kini penjualannya tidak hanya di dalam negeri saja, bahkan terjual ke luar negeri.

“Kerajinan tas anyam dari syam’s handicraft desainnya cantik, rapi dan elegan dan siapa sangka tas cantik berbahan limbah plastik ini sudah menembus pasar ekspor hingga ke Jepang,” kata Faiza saat dikonfirmasi.

Selanjutnya, kunjungan kedua adalah industri kerajinan Batik Tulis Bakaran yang merupakan salah satu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Bakaran Kulon, Kecamatan Juwana.

UMKM ini bergerak di bidang produksi batik tulis dan hasil karya penduduk asli Desa Bakaran Kulon. Produk ini selain membantu meningkatkan perekonomian juga merupakan salah satu produk unggulan Pati.

Menurutnya Batik Bakaran adalah batik tulis yang memiliki motif dan ciri khas daerah Pati yang unik dan jarang dijumpai di daerah lain.

“Batik Bakaran telah dianugerahi sebagai salah satu warisan budaya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI,” terangnya.

UMKM ini dinilai telah memberdayakan masyarakat sekitar yakni kaum hawa dan bahkan beberapa di antaranya kaum difabel untuk memproduksi batik.

UMKM juga dapat membantu menyerap lapangan pekerjaan dan mampu menjadi penggerak roda perekonomian warga sekitar.

Pemerintah pun mengaku bersedia mensupport para pengrajin yang ada di Kabupaten Pati agar terus berkarya dan memiliki daya juang yang tinggi untuk dapat bersaing di kancah nasional bahkan internasional. (hus)

Komentar