Kakek 74 Tahun Ditahan di Polres Demak karena Diduga Aniaya Pencuri Ikan

0
Mbah Minto yang ditahan karena diduga aniaya pencuri ikan di kolam yang ia jaga. (Foto: Dokumentasi Haryanto Kuasa Hukum Mbah Minto via Kompas.com)

Demak, 5NEWS.CO.ID,- Seorang kakek bernama Kasmito (74) ditahan di Rutan Polres Demak karena diduga menganiaya seorang pencuri. Kasus yang dialami oleh kakek Kasmito bermula saat ia memergoki seorang pemuda berumur 30 tahun mencuri ikan di kolam yang ia jaga pada 7 September 2021.

Kolam ikan itu terletak di Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Kolam itu juga ada di kawasan yang sepi penduduk.

“Jadi Mbah Minto itu memang penjaga kolam ikan di situ, tidurnya juga di situ di gubuk. Nah tanggal 7 September sekitar pukul 18.30 malam itu si mbah mergokin ada maling di kolamnya itu,” ujar kuasa hukum Kasminto dari LBH Demak Raya, Hariyanto seperti dilansir kumparan, Rabu (13/10/21).

Awalnya lelaki yang hidup sebatang kara ini bermaksud menegur maling itu dengan cara yang baik. Namun, pencuri itu tidak terima dan justru menyerang Mbah Minto menggunakan alat setrum ikan yang dia bawa.

“Mbah sudah teriak maling-maling tapi ndak ada yang merespons karena letaknya juga jauh dari warga. Korban hendak menyerang lalu Mbah Minto mengambil arit dan dibacoklah maling itu di bagian punggung untuk melindungi diri,” ucap Hariyanto.

Sementara itu, Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono memberikan penjelasan terkait penahanan kakek Kasmito (74) di Rutan Polres Demak. Kasmito ditahan atas dugaan kasus penganiayaan pada pemuda yang hendak mencuri di kolam ikan yang dijaganya.

Ia mengatakan bahwa peristiwa yang terjadi pada 7 September 2021, warga sekitar menemukan seorang pria  yang mengalami luka bacok pada lengan sebelah kanan dan leher sebelah kiri.

“Pria korban pembacokan tersebut oleh warga dilarikan ke Puskesmas, tapi karena Puskesmas tidak bisa menangani akhirnya di bawa ke rumah sakit,” kata Kapolres saat konferensi pers, Rabu (13/10/2021).

Menurutnya, warga yang menemukan kejadian tersebut melaporkan ke Polres Demak atas dugaan kasus penganiayaan, segera setelah mendapat laporan Satreskrim Polres Demak mengecek ke rumah sakit namun korban belum bisa dimintai keterangan.

“Setelah beberapa hari Satreskrim Polres Demak datang kembali untuk meminta keterangan pada korban setelah kondisi korban membaik,” katanya.

Petugas juga melakukan pemeriksaan pada saksi-saksi dan mencari pelaku untuk dibawa ke Mako Polres Demak untuk diperiksa.

“Memang benar kita menangani kasus penganiayaan tersebut dan sekarang sudah kita limpahkan ke kejaksaan,” ujar Budi.

Dia menegaskan bahwa kasus penganiayaan yang menjerat kakek Kasmito tersebut telah dilaporkan terlebih dahulu ke Polres Demak dan telah P21 di Kejaksaan.  

Sedangkan kasus pencurian baru dilaporkan pada (11/10) dan saat ini masih ditangani oleh Satreskrim Polres Demak.

“Sekarang kasus pencurian sudah ditangani Satreskrim Polres Demak selanjutnya kita lakukan langkah penyidikan sehingga dapat menjadi terang apa yang dilakukan oleh pelaku tersebut,” pungkasnya. (Dbs/mra)

Komentar