Jutaan Peziarah Manca Negara Mulai Berdatangan Hadiri ‘Arbaeen’ di Karbala Irak

Baghdad, 5NEWS.CO.ID,- Lebih dari dua puluh juta peziarah diperkirakan akan menghadiri peringatan Arbaeen (peringatan 40 hari wafat) cucu Nabi Muhamad Saw, sayidina Husain bin Ali bin Abi Tholib (ra). Sejak minggu lalu, peziarah dari berbagai negara mulai berdatangan di Irak. Peringatan Arbaeen rencananya akan digelar pada 30 Oktober 2019 mendatang. 

“Penyelenggara sudah mengumumkan kesiapan menjadi tuan rumah bagi peziarah Arbaeen,” kata juru bicara Otoritas Keagamaan Irak, (29/9/2019) di Najaf, Irak.

Kantor Ayatullah Syekh Muhammad Yaqubi, usai pertemuan koordinasi dengan pihak penyelenggara juga mengumumkan bahwa pihaknya siap menyambut dan melayani kebutuhan logistik peziarah Arbaeen.

Acara akbar tahunan Arbaeen diawali dengan long march. Peziarah lebih memilih berjalan kaki menuju kota suci Karbala dari pada menggunakan angkutan yang disediakan. Sebagiannya bahkan berjalan kaki dari lokasi yang jaraknya lebih dari 100 kikometer dari kota Karbala.

Menyambut jutaan tamu yang datang dari berbagai negara, kebanyakan warga Irak meliburkan aktifitas. Kegiatan mereka difokuskan untuk melayani tamu Sayidina Husain (ra). Mereka mendirikan mawkib (tenda peristirahatan) yang menyediakan berbagai keperluan peziarah.

Tak hanya warga Irak, umat muslim dari negara tetangga seperti Iran, Arab Saudi, Suriah dan Turki juga turut mendirikan mawkib untuk melayani peziarah. Belum lagi mawkib-mawkib yang didirikan oleh perwakilan dari negara lain seperti Indonesia.

Mawkib yang berjejer di sepanjang jalan menuju Karbala akan berebut melayani peziarah yang melintas. Mereka berkeyakinan bahwa peziarah adalah tamu Sayidina Husain (ra) yang wajib dilayani. Mulai makanan, minuman, obat, sanitasi, bahkan jasa pijat. Semuanya gratis.

Sayidina Husain (ra) terbunuh di Karbala, Irak pada 10 Oktober 680 Masehi. Setiap tahunnya, puluhan juta peziarah Irak dan lebih dari 50 negara berkumpul di Karbala, hingga menjadikannya pertemuan manusia tahunan terbesar di dunia.(DBS/hsn)