Elon Musk Gugat Balik Twitter, Apa Yang Terjadi?

0
Elon Musk Mengugat Twitter. (Foto: Financial Times)

Jakarta, 5NEWS.CO.ID,- Elon Musk menggugat balik Twitter pada Jumat (29/7/2022), secara hukum. Hal ini dilakukan Elon Musk untuk membatalkan niatnya membeli Twitter, dilansir dari Reuters (30/7/2022).

Untuk diketahui, Elon Musk adalah pendiri, CEO, dan Chief Engineer di SpaceX; Angel investor, CEO, dan Arsitek Produk Tesla, Inc; pendiri The Boring Company, dan salah satu pendiri Neuralink dan OpenAI.

Pria berkelahiran pada 28 Juni 1971 ini diperkirakan mempunyai jumlah kekayaan USD 242 miliar per 25 Juli 2022.

Sebelumnya, Elon Musk dikabarkan akan membeli Perusahaan Media Sosial (Medsos) yakni Twitter, namun Elon Musk tidak jadi membelinya sesuai keterangannya pada 13 april 2022.

Musk menggugat Twitter langsung kepada pengadilan dengan 164 halaman dokumen pengajuan, dan saat ini isi dari dokumen tersebut belum bisa dipublikasikan ke publik lantara pihak Twitter belum menanggapi perihal gugatan ini.

Sebelumnya Musk digugat oleh salah satu pemegang saham Twitter yakni Jack Dorsey, sebab melanggar kontrak pembelian perusahaan Twitter senilai 44 Miliar USD yang ditandatanganinya.

Pada gugatan sebelumnya, Twitter merasa dikhianati, dan meminta ganti rugi atas pengkhianatan tersebut, serta memaksa agar pembelian tetap berlanjut.

Sementara persyaratan Musk gagal dipenuhi, yaitu pihak Twitter gagal memberi informasi jumlah akun fake (Bot) pada Platformnya. Musk secara resmi menegaskan ingin mengakhiri kesepakatan awal bulan ini. Pengacara Musk mengklaim bahwa Twitter belum memenuhi kontraktualnya.

Kemarin, Twiter menggugat di Pengadilan Negeri Delaware untuk memaksanya menyelesaikan kesepakatan tersebut, lalu saat ini dibalas oleh kuasa hukum Musk dengan mengajukan gugatan balik di Pengadilan Delaware, dimana hakim yang bernama Kanselir Kathaleen St.J McCormick, memutuskan kasus ini sekaligus mengeluarkan perintah penetapan jadwal persidangan 5 hari yang dimulai 17 Oktober 2022 untuk menentukan apakah pemilik Space X tersebut jadi membeli Twitter atau tidak.

Dampaknya, keputusan Musk itu membuat saham Twitter menurun 6% dalam perdagangan yang diperpanjang pada hari Musk menyampaikan pembatalan pembeliannya. (HUS)

Komentar