Hari Jadi ke-698 di Level 3 PPKM, Bupati Pati: Gebyare Panembah Gebyare Bumi

0
HUT ke-698 di Level 3 PPKM, Bupati Pati: Gebyare Panembah Gebyare Bumi
Bupati Pati Haryanto beserta jajaran dalam acara tasyakuran di Pendopo Desa Kemiri, Jumat (6/8/2021). Foto dok Humas Pemkab

Pati, 5NEWS.CO.ID,- Peringatan hari jadi Kabupaten Pati ke-698 digelar sangat sederhana. Pasalnya, level 3 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) masih diberlakukan di Bumi Mina Tani.

Tasyakuran HUT Kabupaten Pati ke-698 bertajuk “Bangkit Bersama Lawan Corona Untuk Pati Makin Sejahtera” pada Jumat (6/8/2021) sore, di Pendopo Desa Kemiri juga berlangsung sederhana dipimpin oleh Bupati Pati dan dihadiri Wakil Bupati, Sekda, Forkopimda, Kepala OPD, Muspika Kecamatan Pati serta Kepala Desa Sarirejo.

“Besok upacara dan ziarah itu saja tidak ada acara rangkaian yang panjang karena memang situasi menyesuaikan dengan kondisi pandemi,” kata Haryanto mengutip laman Humas Pemkab Pati, Sabtu (7/8/2021).

Bupati menyebut rangkaian acara di Pendopo Desa Kemiri dan Pendopo Kabupaten Pati hanya dihadiri oleh undangan terbatas. Dalam tasyakuran di Pendopo Kemiri maupun Pendopo Kabupaten juga tidak ada acara makan bersama.

“Tidak ada pawai, hiburan, perayaan dan lain-lain namun tetap jalan karena sejarah itu tidak dilupakan,” ucap Bupati Pati Haryanto di Pendopo Desa Kemiri, Jumat (6/8).

Haryanto juga mengucapkan syukur bahwa upaya penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan selama ini membuahkan hasil. Keberhasilan itu, terangnya, terbukti dari turunnya Kabupaten Pati dari level 4 ke level 3 PPKM. Namun demikian, Bupati Pati berpesan agar masyarakat tak terlena dan tetap waspada mengingat kasus kematian Covid-19 masih tinggi.

“Alhamdulillah upaya yang kita lakukan ini berhasil adanya PPKM mulai dari PPKM mikro, PPKM darurat, level 4 dan level 3 saat ini kondisinya bisa melandai,” ujar Bupati Pati Haryanto.

Ia juga mengatakan aktivitas masyarakat secara bertahap dapat normal kembali dengan semakin menurunnya kasus Covid-19. Menurut dia, pemerintah tidak ingin masyarakat mengalami kesulitan ekonomi.

Bupati Haryanto juga mengingatkan filosofi “gebyare panembah gebyare bumi”. Artinya, hanya dengan kerja keras, kemuliaan dan kesejahteraan dapat diraih.(hsn)

Komentar