Kantor BPOM Kebakaran, Kerugian Ditaksir Capai Rp 600 Juta

0
Kebakaran di kantor BPOM Jakarta, diduga karena korsleting listrik. (Foto: Dok. Damkar Jakarta Pusat)

Jakarta, 5NEWS.CO.ID,- Kebakaran di kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jakarta berlangsung lebih dari tiga jam pada Minggu (18/7) malam. Diduga penyebab kebakaran karena hubungan arus pendek atau korsleting listrik.

Kebakaran terjadi di lantai dasar gedung BPOM yang berlokasi di Jalan Percetakan Negara Raya Nomor 29, Johar Baru, Jakarta Pusat. Luas area yang terbakar sekitar 200 meter persegi.

Informasi tentang peristiwa itu bermula dari laporan salah seorang warga yang diterima petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) sektor Johan Baru, Jakarta Pusat.

Petugas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta tiba di lokasi pada pukul 21.35 WIB dengan mengerahkan sebanyak 17 mobil pemadam kebakaran (damkar) dan 75 personel untuk memadamkan api.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat Asril Rizal menjelaskan kronologi kebakaran dimulai ketika kantor BPOM sedang ada perbaikan panel di Gedung Lorong F Timur dan F Barat.

“Ketika menaikkan MCB, timbul ledakan. Petugas keamanan BPOM ingin melakukan pemadaman karena asap yang ditimbulkan pekat. Petugas kewalahan melakukan pemadaman,” kata Asri dikutip Antara.

Sekitar pukul 23.00 WIB, petugas mulai melakukan proses pendinginan dan penguraian/pembuangan asap di area terbakar lantai dasar kantor BPOM. Pemadaman dinyatakan selesai pada Senin pukul 00.42 WIB atau sudah berstatus hijau.

Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.

“Kerugian ditaksir Rp600 juta dengan luas area 8×25 meter atau 200 meter persegi,” kata Asril. (Antara/mra)

Komentar