Puskesmas dan Rumah Sakit Keluhkan Kelangkaan, Pemkab Wonosobo Borong Ratusan Tabung Gas Oksigen

0
Ilustrasi: Pekerja mengisi ulang tabung oksigen untuk kebutuhan medis di Banda Aceh, Aceh, Selasa (29/6/2021). (Foto: ANTARA /SYIFA YULINNAS)

Wonosobo, 5NEWS.CO.ID,- Beberapa hari terakhir, hampir semua rumah sakit dan Puskesmas di Kab. Wonosobo Jawa Tengah mengeluhkan kurangnya stok oksigen. Dan hal ini menjadi masalah yang serius karena menyangkut keselamatan pasien.

Maka dari itu, Pemkab Wonosobo mengupayakan secara optimal pemenuhan kebutuhan oksigen untuk rumah sakit dan puskesmas yang ada di wilayahnya karena hal ini menjadi salah satu kebutuhan mendesak beberapa waktu terakhir.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, Andang Wardoyo mengatakan pihaknya terus berusaha mencari solusi untuk terpenuhinya kebutuhan oksigen saat ini. Termasuk yang dilakukan Pemkab baru-baru ini dengan membeli ratusan tabung untuk didistribusikan ke sejumlah wilayah.

“Ini untuk mengantisipasi adanya kelangkaan itu maka kita langsung mencari, dan Alhamdulillah langsung dapat kemarin malam,” terang Sekda Wonosobo, seperti dilansir suaramerdeka.com, Kamis (15/07/21).

Ia memastikan seluruh wilayah saat ini telah tersedia oksigen yang akan digunakan untuk merawat pasien. Namun lebih diutamakan bagi mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang memiliki gejala.

“Untuk yang ke RS masing-masing langsung kita distribusikan. Karena mereka yang paling membutuhkan sementara ini. Lalu untuk yang Puskesmas karena berada di wilayah, kita tempatkan di kantor Dinkes sementara,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo dr. Mohamad Riyatno, menjelaskan, saat ini pemenuhan oksigen diprioritaskan ke RS. Dan untuk yang di puskesmas di wilayah, pengisiannya dan distribusinya secara bertahap karena keterbatasan barang.

“Saat ini pemenuhan oksigen prioritas ke RS, tapi kondisi riil bahwa ketersediaan oksigen di pos-pos pengisian di Wonosobo kosong. Maka kita sedang mengupayakan untuk koordinasi langsung ke produsen-produsen oksigen untuk pengisiannya,” ujarnya.

Komentar