Pasien Rawat Inap RSD Wisma Atlet Tambah 107 Orang Hari Ini

0
Sejumlah petugas tenaga kesehatan bersiap untuk didekontaminasi usai bertugas di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Kamis (12/11/2020). (Foto: Antara)

Jakarta, 5NEWS.CO.ID,- Jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis (27/05/21), bertambah 107 orang. Pertambahan tersebut jika dibandingkan dengan jumlah pasien pada satu hari sebelumnya, Rabu (26/05).

“Pasien rawat inap terkonfirmasi positif (Covid-19) di Tower 4, 5, 6 dan 7 (bangsal perawatan) sebanyak 1.618 orang, sementara jumlah semula (satu hari sebelumnya) 1.511 orang. Ada penambahan jumlah pasien rawat inap sebanyak 107 orang,” kata Aris seperti dikutip Antara pada Kamis (27/05).

Ia juga menyampaikan terhitung sejak 23 Maret 2020 sampai dengan 27 Mei 2021, atau dalam periode lebih dari satu tahun, jumlah pasien yang dirujuk ke RS Darurat Wisma Atlet mencapai 84.951 orang.

Dari jumlah itu, 82.381 pasien Covid-19 telah dinyatakan sembuh dan keluar dari rumah sakit, sedangkan 865 pasien dirujuk ke rumah sakit lain.

Sejauh ini, Kepala Penerangan Kogabwilhan I TNI mencatat jumlah pasien meninggal di RS Darurat Wisma Atlet dalam kurun waktu lebih dari satu tahun sebanyak 87 orang.

Aris juga menyampaikan perkembangan situasi di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau per Kamis.

“Pasien rawat inap ada 100 orang, yang di antaranya 78 orang pria dan 22 perempuan. 100 pasien itu seluruhnya terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Aris dikutip dari keterangan tertulisnya.

Kepala Penerangan Kogabwilhan I TNI itu mencatat tidak ada penambahan atau pengurangan jumlah pasien rawat inap di RSKI Pulau Galang dalam waktu 24 jam terakhir.

“Jumlahnya tetap,” ujar dia.

Terhitung sejak 12 April 2020 sampai dengan 27 Mei 2020, RSKI Pulau Galang telah menerima total 13.784 pasien.

“Dari jumlah itu, 6.345 pasien telah dinyatakan sembuh, 42 pasien dirujuk ke rumah sakit lain, dan 7.297 pasien suspek telah selesai menjalani perawatan,” kata Kolonel Marinir Aris Mudian.

Sejauh ini, RSKI Pulau Galang belum melaporkan adanya korban jiwa akibat Covid-19 dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun. (mra)

Komentar