Kecelakaan Maut di Jalan Raya Pantura Pati-Kudus Memakan Korban Jiwa, Salah Satunya Ibu Hamil

0
Garis polisi kecelakaan maut.

Pati, 5NEWS.CO.ID,- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Pantura Pati-Kudus tepatnya di Desa Bumirejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah Jumat (2/4/2021) petang.

Insiden kecelakaan maut ini melibatkan satu truk tangki L9384UJ dan satu truk dump serta mobil Avanza hitam dengan nomor polisi W1747TX. Dalam peristiwa tersebut 4 korban meninggal dunia, satu orang lainnya mengalami luka yang cukup serius.

Menurut keterangan seorang saksi mata Andre (25) mobil Avanza melaju dari arah barat ke timur yang bermaksud menyalip truk, namun gagal.

“Sopir sudah banting setir ke kanan, tetapi akhirnya mobil terjepit oleh dua truk,” kata Andre, Sabtu (3/4).  

Sementara, Kasad Lantas Polres Pati AKP Maulana Ozar mengatakan insiden kecelakaan maut antara mobil Avanza W 1747 TX dan truk tangki bernomor polisi L9384UJ serta satu truk dump memakan 5 korban.

“Ada sebanyak lima korban dalam insiden ini. Empat orang meninggal dunia di lokasi kejadian, satu orang dalam kondisi luka parah dan saat ini dirawat di RS KSH Pati,” jelas Maulana.

Ia menjelaskan, kejadian kecelakaan sempat terekam oleh CCTV PT DUA KELINCI, yang kebetulan peistiwa itu terjadi di dekat lokasi pabrik.

Maulana menambahkan identitas dari para korban masih dalam penyelidikan tim Satlantas Polres Pati. Ia menyebut seluruh korban merupakan warga Jawa Timur yakni Sidoarjo dan Pasuruan. Diantara penumpang yang meninggal salah satunya seorang ibu hamil.

“Satu korban luka parah masih selamat, punya KTA satpam di PT Shelter di Jawa Timur. Kita langsung hubungi perusahaan terkait untuk bisa menghubungi keluarga terkait,” lanjutnya.

Maulana mengimbau pada masyarakat terutama pengguna jalan untuk berhati-hati, terlebih tidak menyalip dari sisi kiri.

“Mohon bagi para pengguna jalan agar tetap berhati-hati. Terlebih agar tidak salip kiri, karena beda tinggi antara bahu dan badan jalan yang berisiko mengakibatkan kecelakaan semacam itu. Utamakan keselamatan daripada kecepatan,” pungkasnya. (sari)

.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here