Ribuan Rumah di Dukuhseti Kebanjiran, Ratusan Warga Mengungsi

0
Banjir menggenangi rumah warga Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (24/2/2021). Foto Istimewa

Pati, 5NEWS.CO.ID,- Ratusan warga Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terpaksa mengungsi akibat air bah. Ketinggian air di sejumlah desa berkisar antara 10-150 sentimeter. Banjir yang melanda kawasan Pati bagian utara  juga merusak sawah dan kebun hingga petani mengalami kerugian miliaran rupiah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi, mengungkapkan setidaknya 11 desa di Dukuhseti dilaporkan terdampak banjir. Dari hasil laporan Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Pati, kata Martinus, 3.841 rumah penduduk tergenang air sehingga ratusan warga terpaksa mengungsi.

“Dari hasil laporan Pusdalops, Rumah penduduk yang terdampak banjir sebanyak 3.841. Pengungsi tercatat 235 orang,” ungkap Martinus saat dihubungi 5NEWS.CO.ID, Jumat (26/2/2021) pagi.

Banjir bandang yang melanda Kecamatan Dukuhseti, Pati, pada Rabu (24/2) dini hari, kini masih menyisakan genangan air. Hingga hari ini, Desa Kembang, Tegalombo, Banyutowo, Dukuhseti, Grogolan dan Dumpil tergenang air setinggi 10-80 sentimeter. Sementara ketinggian air di Desa Grogolan, Wedusan, Ngagel. Alasdowo dan Puncel berkisar antara 20 hingga 1,5 meter.

“Di desa Wedusan dan Ngagel, ketinggian air mencapai satu sampai satu setengah meter,” katanya.

Lebih dari 1.000 hektar sawah dan pekebunan milik warga rusak diterjang air bah. Menurut Martinus, kerugian petani ditaksir mencapai 8,6 miliar rupiah. Martinus mengatakan, BPBD Pati mengalokasikan bantuan logistik pangan dan non-pangan bagi warga terdampak banjir.

“Pemberian bantuan logistik pangan dan non pangan di Wedusan. Dilanjutkan hari ini nanti setelah salat Jumat bersama PMI dan Bupati Pati,” ujar dia.

Sebelumnya, hujan deras mengguyur wilayah utara Kabupaten Pati sejak Selasa (23/2). Tingginya curah hujan membuat air sungai melimpas dan menyebabkan sejumlah tanggul jebol. Air bah pun membanjiri wilayah Tayu bagian utara dan Dukuhseti.(hsn)

Komentar