BAZNAS Pati: Salurkan Infak dan Zakat ke Lembaga Resmi

0
BAZNAS Pati
Suasana Sekretariat Baznas Pati di Jalan Diponegoro No. 18 Pati. (Foto Dokumen 5NEWS.CO.ID)

Pati, 5NEWS.CO.ID,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pati menganjurkan agar masyarakat menyalurkan infak dan zakat ke lembaga resmi pemerintah. Sebagai lembaga resmi pemerintah, BAZNAS Pati menyatakan bekerja secara profesional, akuntabel dan merata, baik dalam hal pengumpulan maupun pendistribusian bantuan kepada mustahiq.

Staf Sekretariat Baznas Pati, Abdullah Adib mengatakan selama ini, badan pengumpul dan penyalur zakat pemerintah baru dikenal melalui kegiatan-kegiatannya. Menurut Adib, BAZNAS masih belum populer di kalangan masyarakat Pati.

”Selama ini, BAZNAS dikenal melalui kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan. Sosialisasi juga baru menjangkau kalangan ASN,” ungkap Adib saat ditemui di kantor BAZNAS di Jalan Diponegoro, Pati, Selasa (12/1/2021) pagi.

Adib menjelaskan bahwa zakat dan infak harus disalurkan kepada yang benar-benar berhak menerima (mustahiq). Oleh sebab itu, ia menganjurkan supaya zakat dan infak disalurkan melalui lembaga resmi pemerintah. Hal itu, kata dia, agar dana masyarakat dapat disalurkan kepada yang benar-benar berhak menerima.

“Agar masyarakat menyerahkan infak dan zakat kepada lembaga resmi pemerintah yang akuntabel, profesional dan merata,” kata Adib

“Masyarakat harus sadar banyak warga masyarakat di luar lingkungannya yang membutuhkan bantuan. Kita punya datanya, mungkin yang membayar (zakat/infak) tidak tahu. Kita bantu salurkan,” lanjutnya.

Menurut Adib, pada tahun 2020 BAZNAS Pati mengalami peningkatan dalam pengumpulan zakat dan infak. Tahun lalu, dana zakat/infak terkumpul sekitar Rp 5 miliar. Ia menyebut, dana tersebut kebanyakan berasal dari uang zakat sertifikasi guru dan kapitasi tenaga kesehatan.

“Hampir mencapai target. Kebanyakan dari zakat yang terbaru sesuai surat edaran Bapak Bupati bulan Maret kemarin. (Dari) laporan yang kami susun untuk pemda, provinsi dan pusat, untuk pengumpulan menghasilkan peningkatan,” ujarnya.

Dia menuturkan, dana yang terkumpul itu kemudian disalurkan dalam bentuk bantuan Covid-19 dan bantuan-bantuan lain di sektor pendidikan dan sosial untuk membantu masyarakat. (hsn)

Tinggalkan Balasan