Kenyataan Tentang Kondisi Afganistan

0
Gambar Ilustrasi.

Jakarta, 5NEWS.CO.ID,- Hampir 20 tahun pendudukan militer Amerika di Afghanistan memerangi terorisme Taliban. Beberapa pangkalan militer dibangun dengan luas puluhan hektar dibeberapa Provinsi di Afganistan, yang terbesar adalah di Distrik Kandahar.

Secara resmi media Amerika mencantumkan jumlah tentara berkisar 10 hingga 20 ribu pasukan. Namun beberapa pakar militer dan ahli geopolitik dunia memprediksi  jumlah tentaranya mencapai 30 sampai 50 ribu.

Kenyataannya Taliban tetap ada hingga membuat pasukan pemerintah Afghanistan kewalahan dengan manuver- manuver militer Taliban. Meski dalam tanda kutip dibantu Amerika, pada dasarnya negara ‘Adi Kuasa’ ini berjualan senjata dan jasa keamanan kepada pemerintah Afganistan.

Lebih aneh lagi Amerika dan politik standar gandanya adalah membantu Mujahidin Afghanistan yang merupakan embrio Taliban saat mengusir Uni Soviet dari Afghanistan. Usamah Bin Laden dielu-elukan Amerika dan Barat, serta diberitakan oleh media-media mainstream sebagai pahlawan perdamaian.

Setelah kejadian 11 September 2001, Amerika kemudian menyatakan Taliban sebagai organisasi teroris lalu memeranginya, juga dituduh menyembunyikan pentolan Al Qaeda Usamah bin Laden yang punya banyak melakukan aksi-aksi terorisme.

Kemudian Usamah Bin Laden dinyatakan tewas dalam serbuan operasi militer Amerika dan koalisi. Militer Amerika menduduki Afghanistan dengan dalih memerangi Taliban sampe hari ini dan akan terus berlanjut, entah sampai kapan.

Peristiwa terbaru yang terjadi adalah pada hari minggu 3 Januari 2021, 209 Korps Shaheen dari Tentara Nasional Afghanistan mengatakan bahwa 286 pejuang Taliban tewas dan 219 lainnya terluka dalam sebuah operasi militer di wilayah Faryab.

Selanjutnya dihari yang sama pada 3 Januari 2021, terjadi ledakan di kota Kabul. Namun tidak ada laporan jatuhnya korban jiwa. ( AHA)

Komentar