Dahsyatnya Banjir di Rembang, Warga Sampai Tak Sempat Selamatkan Barang-barang

0
Gambar ilustrasi. (Foto: Google Images)

Rembang, 5NEWS.CO.ID,- Banjir besar yang melanda wilayah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah merendam sejumlah pemukiman penduduk.

Perumahan Palm View yang berlokasi di sebelah selatan sekolah MAN kondisinya cukup memprihatinkan, posisinya yang lebih rendah dari persawahan lebih mudah untuk terendam banjir.  

Ketinggian air di area persawahan setinggi 1 hingga 1,5 meter. Perumahan yang dihuni 30 an kepala keluarga ini, warganya hanya mampu menyelamatkan dokumen penting dan beberapa barang elektronik.

Menurut salah satu warga Palm View Abu Maryam banyak sepeda montor dan mobil yang tertahan didepan rumah. Bahkan ada juga mobil yang terjebak ditengah jalan.

“Air soalnya semakin meninggi, sehingga terpaksa mobil ditinggal ditengah jalan,” kata Abu, Minggu (29/11/2020).

Ia menambahkan bagi warga yang memiliki keluarga di Rembang, sementara mengungsi dikerabatnya.

Sedangkan evakuasi yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hanya dengan menggunakan perahu karet.

“Yang bertahan di Palm View mungkin hanya 2-3 KK saja. Itu pun karena kebetulan posisi rumah mereka beda ketinggian, jadi nggak kena banjir,” lanjutnya.

Sementara banjir di Dusun Bagel, Desa Mondoteko belasan rumah warga tergenang air dengan kedalaman 2-3 meter, bahkan ketinggian air mendekati atap rumah.

Salah satu warga Dusun Bagel Pujianto mengatakan rumah orang tuanya termasuk paling parah. Arus banjir sangat kuat, sehingga tidak bisa menyelamatkan barang-barang perabotan di dalam rumah.

“Tadi hanya sepeda motor yang sempat dikeluarkan. Saya kebetulan di RT yang berbeda, tahu ada banjir langsung ke sini. Malam ini saya masih berjaga-jaga,” jelas Pujianto.

Pujianto menambahkan saat ini orang tuanya tinggal bersama tetangga yang kebetulan rumahnya berlantai dua. Menurutnya banjir kali ini merupakan yang terparah.

“Kebetulan ada tetangga yang punya rumah lantai 2. Bapak saya tinggal sementara disitu, sambil nunggu banjir surut,” pungkasnya. (sari)

Tinggalkan Balasan