Ruqyah Aswaja NU Gelar Pelatihan di Pati

0
Pelatihan praktisi ruqyah aswaja di gedung Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah, Kajen, Margoyoso, Pati, Jumat (23/10/2020). (Foto: istimewa)

Pati, 5NEWS.CO.ID,- Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2020, tim ruqyah Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) LDNU menggelar pelatihan praktisi di Kajen, Margoyoso, Pati. Pelatihan itu ditujukan mencetak praktisi-praktisi ruqyah yang akan berkhidmat di tengah masyarakat.

Pengasuh Ponpes Manba’ul Furqon Surodadi, Kayen-Pati, Kiai Mochammad Isrom mengatakan tim ruqyah aswaja NU sudah terbentuk sejak lama dan secara resmi menjadi lembaga NU sejak 2 tahun lalu. Secara organisasi, JRA sendiri akhirnya resmi menjadi lembaga di bawah naungan Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU).

“Saya secara pribadi hanya praktisi biasa, bergabung sejak 2 th lalu. Niat awal bergabung untuk memperkuat keimanan dan menambah hazanah ilmu saya sendiri,” kata Kiai Isrom saat dihubungi 5NEWS.CO.ID, Senin (26/10/2020) pagi.

Menurut Kiai Isrom, di antara tujuan didirikannya JRA adalah untuk menahan indoktrinasi dari kelompok tertentu yang mengaku sebagai aswaja. Ia mengungkapkan, banyak kejadian dan pengalaman unik sejak aktif dalam kegiatan JRA. Hal itu terjadi ketika dirinya melakukan ruqyah.

“Alhamdulillah, sejak bergabung dan aktif dalam kegiatan-kegiatan rutinan yang diadakan PC JRA ataupun ruqyah personal di tempat saya sendiri banyak sekali keajaiban dan pengalaman unik ketika meruqyah penyakit medis ataupun non-medis,” ungkapnya.

Ketua LDNU Pati Ilham Suprianto menyampaikan bahwa JRA sudah resmi masuk di lembaga NU, yakni di LDNU. Kegiatan JRA, kata dia, juga memperoleh pembinaan dan dukungan dari seluruh ketua LDNU Kabupaten Pati.

“Khusus di Kabupaten Pati, seluruh ketua LDNU MWC NU se-kabupaten sudah dua kali di undang di Gedung PCNU Pati dan diinstruksikan untuk mendukung dan membina kegiatan-kegiatan JRA di masing- masing MWC,” katanya.

Pelatihan di gedung Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah, komplek Pondok Kulon Banon pada hari Jumat (23/10) itu diikuti 164 calon praktisi dan dibimbing langsung oleh Gus Allama ‘Alaudin Shiddiqi.(Lina/hsn)

Tinggalkan Balasan