SMKN Jepara di Tutup Sementara setelah Satu Guru Meninggal Diduga Positif COVID-19

0

 

Ilustrasi (foto: Google Images)

Jepara, 5NEWS.CO.ID,- Seorang pria (55) berprofesi sebagai guru di SMKN Kalinyamat Jepara dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit Mardi Rahayu Kudus, Jawa Tengah. Ia diduga telah terkonfirmasi positif virus corona.

“Meninggal beberapa hari yang lalu dan dimakamkan sesuai protokol kesehatan Covid-19,” jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jepara M Ali, Senin (21/9/2020).

Menurutnya guru tersebut mengalami sesak nafas dan batuk. Pihak Satgas Jepara berupaya untuk melakukan tracing riwayat terhadap keluarga almarhum. Rencananya test swab akan digelar secara massal di SMK tersebut pada Selasa (22/9).

Kepala Sekolah SMKN Kalinyamat, Nur Sufa’an menjelaskan selama pandemi Covid-19 aktifitas belajar mengajar tatap muka beralih secara daring. Bagi guru dan karyawan yang masuk kerja tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Total ada 64 guru dan staf. Akibat kasus positif Covid-19 ini, maka sekolah ditutup dan diliburkan sementara waktu dalam sepekan,” ungkap Nur.

Berdasar data SMK Kalinyamat guru tersebut mulai tidak masuk sejak akhir Agustus lalu, ia sakit dan dirawat di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus.

Almarhum sempat diperbolehkan pulang sebab kondisinya membaik. Pada Rabu (16/9/ 2020) kondisinya menurun dan masuk rumah sakit lagi. Kemudian Jumat (18/9) dinyatakan meninggal dunia. (sari)

Tinggalkan Balasan