Terjadi Lagi, 19 Nakes RS AMC Bandung Positif Covid-19 dan Kini Diisolasi di BPSDM

0
Ilustrasi sejumlah orang yang mengenakan APD lengkap melakukan pemakaman pasien virus corona (Foto: Google Images)

Bandung, 5NEWS.CO.ID,- 19 tenaga kesehatan di RS AMC Kabupaten Bandung dinyatakan positif Covid-19. Sejak hasil swab keluar pada (06/08), 19 nakes tersebut masih diisolasi di BPSDM Kota Cimahi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Grace Mediana mengatakan, 6 dari 19 nakes tersebut berdomisili di Kabupaten Bandung. Ia menerima informasi tersebut langsung dari Direktur RS AMC.

“Saya diinformasikan bahwa ada 19 yang positif. Warga Kabupaten Bandungnya ada 6 orang dan semuanya diisolasi ke BPSDM yang di Cimahi semuanya di sana,” kata Grace, Rabu (12/08/2020).

Ia mengatakan, perkembangan kesehatan ke 19 nakes tersebut masih belum diketahui. Lantaran masa isolasi berlangsung selama 14 hari dan mereka baru dikonfirmasi positif pada 6 Agustus. Mereka diduga menjadi pasien orang tanpa gejala (OTG)

“Kalau dilihat dari kejadiannya atau laporannya tanggal 9 Agustus kepada saya, sekarang baru 12 Agustus artinya isolasi masih berjalan. Kemudian kan kalo isolasi hanya 14 hari, mungkin nanti akan keluar minggu depan perkembangannya,” katanya.

Selain itu, saat ini pihaknya terus melakukan tracing kepada keluarga dan orang yang memiliki kontak erat dengan nakes tersebut. Dia menggerakkan beberapa puskesmas untuk melakukan tracing tersebut.

Sementara hingga saat ini, RS AMC tetap melakukan pelayanan meskipun telah diketahui ada nakes yang positif.

“Adapun proses tracingnya dari berbagai wilayah, tapi kalau puskesmas akan lakukan tracing ke keluarganya. Selain itu, RS AMC alau tidak salah tetap berjalan, tetap melakukan pelayanan hanya beberapa yang berisiko tinggi ditutup,” ujar dia.

Grace juga menyebutkan, empat nakes di RSUD Soreang sudah dinyatakan sembuh. Keempat nakes tersebut berprofesi sebagai dokter dan perawat.

“Kalau RS Soreang kan awalnya ada 1 kemudian ada 4 yang positif. insyalloh semuanya sudah sembuh. Dulukan poli jantung dan poli penyakit dalam tidak melakukan pelayanan sekarang sudah,” pungkasnya. (mra)

Komentar