Penjelasan DKK Pati, Penderita DD Berbeda Dari DBD

0

Pati, 5NEWS.CO.ID, -Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) melaporkan,  penderita demam berdarah dengue (DBD) di Pati, Jawa Tengah mencapai 4i0 orang, 98 positif DBD, 2 pasien meninggal dunia. Terhitung mulai Januari hingga Mei 2020 lalu.

Menurut Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr Joko Leksono warga yang terkena demam dengue (DD) dan DBD berbeda, walaupun sama-sama terinfeksi virus dengue.

Penderita DD hanya mengalami demam syok, jika dirawat akan segera pulih. Sedangkan DBD tak hanya demam, namun disertai dengan kebocoran plasma. Sehingga dapat menyebabkan kematian.

“Kalau ada gejala demam tinggi mendadak disertai kelelahan, mual, muntah dan lainnya lebih baik dibawa langsung kerumah sakit. Supaya bisa didiagnosa dan ditangani,” ujar dr Joko, Senin (6/7/2020) kemarin.

Penyemprotan fogging dirumah masing-masing warga sebagai alternatiif pertama sudah dilakukan. Itupun jika benar-benar sudah memenuhi syarat fogging.

“Sejauh ini penanganan DBD telah kami lakukan. Selama bulan terakhir sudah ada puluhan daerah yang difogging,” lanjutnya.

Tujuan penyemprotan  ini dilakukan untuk memberantas sarang nyamuk mulai dari telur, jentik hingga kepompongnya.

Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat agar melakukan gerakan 3 M antara lain menguras penampungan air, menutup wadah penampungan air dan mengubur barang bekas. (dbs/sari)

Komentar