Jika Dilaksanakan Kembali, ini Poin Penting Pembelajaran Tatap Muka Menurut Mendikbud

0

Jakarta, 5NEWS.CO.ID, -Bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan Kementerian terkait lainnya, akhirnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menjadwalkan tahun ajaran baru 2020/2021 untuk SD, SMP dan SMA tetap akan dilaksanakan pada Juli 2020 nanti.

Menurut Nadiem proses belajar disekolah harus segera berjalan meski virus corona masih mewabah di Indonesia.

Ia mengatakan jenjang pendidikan pertama yang memulai kegiatan belajar tatap muka di sekolah adalah SMP dan SMA sederajat.

Adapun syarat-syarat belajar tatap muka diprioritaskan oleh Nadiem agar terhindar dari penularan COVID-19.

“Prinsip dikeluarkannya kebijakan pendidikan di masa pendemi COVID-19 adalah dengan memprioritaskan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga dan masyarakat,” ujar Nadiem, Sabtu (27/6/2020)

Pembelajaran tatap muka disekolah akan dilakukan secara bertahap. Beberapa poin penting pengumuman dari Mendikbud Nadiem Makarim adalah sebagai berikut:

  1. Tahun ajaran baru 2020/2021

Tahun ajaran baru bagi pendidikan anak usia dini (PAUD) pendidikan dasar dan pendidikan menengah 2020/2021 tetap dimulai Juli 2020. Namun zona kuning, orange dan merah dilarang melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan.

2. Syarat sekolah bisa gelar pembelajaran tatap muka

Pertama, yang wajib dipenuhi bagi satuan pendidikan yang akan melakukan pembelajaran tatap muka, keberadaannya di zona hijau. Kedua, jika pemerintah daerah atau kantor wilayah atau kantor Kementerian Agama, memberi izin. Ketiga, jika satuan pendidikan sudah memenuhi semua daftar periksa dan siap melakukan pembelajaran tatap muka. Keempat, orang tua atau wali murid menyetujui putra dan putrinya melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan. Jika salah satu syarat tersebut tidak terpenuhi, peserta didik melanjutkan belajar dari rumah secara penuh.

3. Jadwal masuk sekolah SD sampai SMA 

Di luar pelarangan yang berlaku di zona kuning, orange dan merah tahapan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan di zona hijau dilaksanakan berdasarkan pertimbangan kemampuan peserta didik dalam menerapkan protokol kesehatan.

Dengan demikian urutan pertama yang diperbolehkan pembelajaran tatap muka adalah pendidikan tingkat atas dan sederajat, tahap kedua pendidikan tingkat menengah dan sederajat dan tahap ketiga tingkat dasar dan sederajat. Ketiga tahapan ini harus dilakukan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Adapun rincian tahapan pembelajaran tatap muka satuan zona hijau adalah:

  1. Tahap I: SMA, SMK, MA, MAK, SMTK, SMAK, Paket C, SMP, MTs dan Paket B. Paling cepat Juli 2020.
  2. Tahap II: SD, MI, Paket A dan SLB. Paling cepat September 2020.
  3. Tahap III: PAUD formal (TK, RA dan TKLB) dan non formal. Paling cepat November 2020. (dbs/sari)

Tinggalkan Balasan