Sempat Dihentikan, Kini Bus AKAP Surabaya-Semarang Mulai Beroperasi meski Penumpang Sepi

0
Bis AKAP jurusan Surabaya-Semarang di Terminal Kab. Pati yang nampak sepi (Foto: istimewa)

Pati, 5NEWS.CO.ID, – Sejumlah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) jurusan Semarang-Surabaya sudah mulai beroperasi kembali pada Kamis (11/06/20) kemarin setelah sebelumnya dilarang beroperasi karena pandemi virus corona.

Salah seorang petugas Dinas Perhubungan bernama Haryanto ketika ditemui di terminal, Jumat (12/06/20)  juga mengkonfirmasi bahwa bis AKAP kini sudah mulai berjalan tetapi baru beberapa saja yang jalan.

“Sudah mulai berjalan tapi baru beberapa saja yang buka (mulai beroperasi) terutama PATAS Semarang-Surabaya yaitu Sinar Mandiri, Jaya Utama dan Indonesia,” Ujar laki-laki yang sudah bertugas selama 20 tahun itu.

Bis Patas Jaya Utama yang tengah menunggu penumpang (Foto: istimewa)

Untuk yang ekonomi, kata dia, baru satu bus yang beroperasi pada pagi tadi, bus tersebut milik PO. Sinar Mandiri Mulia. Kemungkinan nanti ketika situasi mulai membaik armada bus-bus tersebut akan ditambah.

Dia juga menyebutkan bahwa penumpang untuk bus-bus tersebut masih sangat minim, tidak banyak seperti saat  sebelum pandemi Covid-19 melanda.

Bahkan, seandainya kebijakan ‘physical distancing’ tidak diterapkan dalam bus pun masih layak jalan karena memang penumpang bus-bus tersebut hanya satu dua orang.

“Penumpangnya masih satu dua, jadi bus-bus tersebut sudah layak jalan walaupun tidak ada penerapan ‘physical distancing’ di dalamnya,” ujar Haryanto.

Ketika ditanya tentang bus jurusan Jakarta, ia mengatakan sudah mulai beroperasi sekitar seminggu yang lalu, dan bus yang jalan pun sangat sedikit karena untuk memasuki wilayah Jakarta harus menggunakan SIKM.

Sedangkan untuk jurusan Jogja, ia mengatakan bahwa sudah ada yang mulai beroperasi sejak tiga hari yang lalu (09/06) yang lalu dan lagi-lagi penumpangnya masih sangat minim.

Untuk penerapan kebijakan ‘physical distancing’ di dalam bus saat ini memang belum dilakukan karena memang penumpang masih minim, tetapi tidak menutup kemungkinan kebijakan tersebut diterapkan.

“Himbauan dari Dishub, nantinya bis AKAP kemungkinan akan dikenakan pembatasan penumpang sebanyak 50% dari total kapasitas,” kata dia.

Lain halnya dengan bus lokal jurusan Pati-Tayu dan lainnya, mereka tidak pernah berhenti karena dampak pandemi. Tetapi jumlah armada dikurangi karena memang penumpang yang sangat minim.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Perhubungan Pati mengaku sedang menerima tamu hingga tak dapat ditemui dan memberikan keterangan.(mra)

Komentar