Harga Gula Pasir di Pati Sempat Tinggi, Pemkab lakukan Operasi Pasar

1
ilustrasi gula pasir yang harganya sempat melejit akhir-akhir ini (foto: istimewa)

Pati, 5NEWS.CO.ID, – Pemerintah Kabupaten Pati melakukan operasi pasar gula pasir menjelang Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriyah di seluruh desa yang ada di Kabupaten Pati.

Ini adalah operasi pasar tahap kedua. Tahap pertama telah dilaksanakan saat menjelang bulan suci Ramadan

Sebelumnya, harga gula di kabupaten Pati, Jawa Tengah sempat tinggi hingga menyentuh angka Rp 17.000/kg pada Minggu, (17/05/20).

Ia menyebut, dalam operasi pasar tahap kedua ini, terdapat 366 ton gula pasir yang didistribusikan, untuk dijual dengan harga murah, yakni Rp 12.250 per kilogram. Adapun secara keseluruhan, termasuk tahap pertama 503 ton gula pasir telah didistribusikan dalam giat operasi pasar.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kepala Bulog Sub Divre II Pati, pimpinan PG Trangkil dan pimpinan PG Pakis yang berkontribusi besar dalam pelaksanaan operasi pasar gula di Kabupaten Pati,” ujar dia di Aula Kecamatan Batangan, Senin (18/05/20).

Adanya dua pabrik gula di Kabupaten Pati, lanjut dia, bisa dioptimalkan untuk melaksanakan operasi pasar gula.

Haryanto berharap, operasi pasar gula ini berdampak positif pada stabilitas harga gula dan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gula pasir dengan harga terjangkau.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa harga gula saat ini terus meningkat. Kondisi ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Pati saja. Secara nasional trennya juga memang sama. Tentunya operasi pasar gula ini memang sangat dibutuhkan dengan tujuan untuk mengantisipasi terus melonjaknya harga gula. Agar stabil di pasaran sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat,” jelas Haryanto.

Untuk mencegah terjadinya kerumunan di tengah pandemi virus corona ini, sistem distribusi yang digunakan dalam operasi pasar gula ini yaitu dari produsen mendistribusikan sampai kecamatan. Kemudian dari kecamatan didistribusikan ke desa atau kelurahan.

Dia juga mengungkapkan bahwa sasaran operasi pasar gula adalah masyarakat secara umum yang memiliki daya beli sehingga bisa membantu mewujudkan stabilitas harga.

Di lain tempat, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto telah menyatakan akan menindak pedagang yang menjual gula pasir di atas Harga Tertinggi Eceran (HET) yang ditetapkan, yaitu Rp.12.500 per kilogram. Tak hanya itu, Mendag juga memastikan akan menindak para pedagang yang mengambil keuntungan secara tidak wajar.

“Kalau ditemukan dan terbukti ada pedagang yang menjual gula pasir dengan harga sangat tinggi agar dilakukan penindakan,” kata Mendag Agus Suparmanto seperti dikutip ANTARA, Minggu (17/05/20) di Bogor. (mra)

1 KOMENTAR

  1. harga gula di desa karaban kecamatan gabus kabupaten pati di tingkat eceran seharga 16000 .mohon kepada pemerintah untuk melakukan operasi pasar karena sudah sanggat memberatkan masarakat

Tinggalkan Balasan