Raup Laba 90 Juta/Bulan Dari Sedotan Bambu

0




Fahmi dengan produk sedotan bambu miliknya

MADIUN, 5NEWS.CO.ID,- Berbekal ketekunan dan kreatifitas, tumpukan batang bambu itu diolahnya menjadi barang yang bermanfaat. Dengan merk Sapu Jagat, produk sedotan ramah lingkungan miliknya menembus pasar ekspor.

Adalah Fahmi Ali Mufti, pemuda dari Madiun, Jawa Timur. Ia memberdayakan beberapa teman yang sekaligus sebagai santri dalam keluarga besarnya.

Bambu wuluh mudah dijumpai di daerahnya. Dipotonglah batang menjadi seukuran 20-24 cm. Lalu kulit dihaluskan guna menghilangkan kotoran hingga tampak tekstur seratnya.

Dalam sebulan, milenial 24 tahun itu mampu memproduksi hingga 30 ribu sedotan bambu. Ekspor dilakukan bergantian sesuai permintaan pasar. Australia, Korea, hingga Eropa. Keuntungan yang diraih bisa mencapai Rp 90 juta per bulan.

“Peminatnya banyak dari luar negeri. Dari Korea, Australia dan pasar Eropa itu Perancis,” ujarnya, Sabtu (8/2/20).

Sedotan bambu memang diminati karena lebih ramah lingkungan, dibanding dari plastik. Cara membersihkannya pun mudah. Cukup direndam dengan air hangat selama 10 menit lalu bagian dalamnya disikat pelan.

Selain dipercaya sebagai penangkal radikal bebas pada minuman, dirinya mengklaim sedotan bambu bisa dipakai selama setahun. Kalau di Korea maksimal 12 kali pemakaian. (h@n)

Komentar