Gubuk Reyot Keluarga Lansia akan Dapat Bantuan dari Disperkimtan Mamasa

0
Disperkimtan mengunjungi tempat tinggal pasutri lansia

Mamasa, 5NEWS.CO.ID, – Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), Daud Tandi Arruan beserta stafnya meninjau lokasi tempat tinggal pasutri lansia di Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Sulawesi Barat.

Daud mengatakan dilihat dari kondisinya yang sangat memprihatinkan, keluarga lansia ini layak mendapat bantuan rumah layak huni. Meskipun ada persoalan yang terkait dengan administrasi, tidak akan menghalangi untuk tetap mendapatkan bantuan.

“Kita memang berupaya untuk tidak melanggar aturan. Itu sudah menjadi tugas kami dan memastikan keluarga ini tetap akan menerima bantuan, apapun itu caranya,” ujar Daud, Rabu (15/1).

“Bentuk sumbangan sukarelanya dari pejabat seperti apa yang penting kita bantu dulu, sambil menunggu bantuan perumahan lewat Dana Alokasi Khusus (DAK) yang ada di Disperkimtan,” lanjutnya.

Sebelumnya telah diberitakan keluarga pasangan lansia ini Pappa (74) dan Mariam (70) sudah berpuluh tahun hidup memprihatinkan di gubuk reyot yang berukuran 3 x 2 meter. Kondisi rumah hanya berdinding anyaman bambu, beratapkan alang-alang yang sudah mulai lapuk. Tiang-tiang penyangga rumah dari kayu sudah miring.

Pappa sebagai kepala rumah tangga sudah tidak sanggup lagi untuk berbuat banyak karena kondisinya sudah terlalu tua. Di usianya yang senja ia memaksakan diri sebagai pengrajin anyaman kurungan ayam yang dihargai hanya 60 ribu. Itu pun diselesaikan dalam waktu seminggu.

Dengan penghasilan per minggu 60 ribu tidaklah cukup untuk makan sehari-hari dengan istri beserta dua orang cucunya.

Meski bertahun-tahun tinggal digubuk reyot mereka mengaku tak kunjung mendapat bantuan dan perhatian dari pemerintah. Ironisnya tempat tinggal mereka dengan kantor Bupati Mamasa hanya berjarak 500 meter.

Terkait masalah administrasi, Kaur Keuangan desa setempat, Marthen mengatakan siap membantu apapun proses pengurusan administrasi yang diperlukan.

“Keluarga Pappa sudah diusulkan dan telah terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat. Kalau dananya sudah cair sudah pasti mendapat bantuan perbaikan rumah,” jelas Marthen, Kamis (16/1). (end)

Tinggalkan Balasan