Jepara Langganan Peraih Adipura, Namun Kesadaran Buang Sampah Warga Masih Minim

0

Jepara, 5NEWS.CO.ID, – Perilaku sebagian masyarakat Jepara yang masih suka buang sampah sembarangan kerap ditemui. Terutama di tempat-tempat wisata, taman dan tempat-tempat umum lainnya.

Padahal Jepara adalah kota langganan peraih piala Adipura. Terhitung sudah lima belas kali kota Jepara meraih penghargaan kota terbersih di Indonesia itu.

Sayangnya kesadaran akan kebersihan dan menjaga lingkungan yang bebas sampah masih jauh dari harapan. Meski pun sudah jelas disediakan tempat sampah namun membiarkan sampah terutama plastik bekas minuman dan makanan begitu saja merupakan perilaku yang patut disesalkan.

Seperti postingan Akun Facebook @Muhammmad Yulisnain di grup MIK (Media Informasi Kota Jepara) yang memposting foto sampah bekas minuman. Sampah tersebut  dibiarkan begitu saja di kursi panjang di taman samping masjid Baitul Makmur, tadi malam, Minggu (17/11/2019).

Yulisnain mengingatkan pelaku agar sadar dan tidak mengulang kembali esok hari. Berikut postingan lengkap warga Jepara yang berusaha mengingatkan sesama warga akan kebersihan Kota Ukir.

Assalamualaikum saudara MIK, saya hanya sekadar mengingatkan sebagai sesama warga negara Kabupaten Jepara.

Siapapun orang yang meninggalkan bekas minuman ini di bangku, di mohon kesadarannya agar tidak mengulang di hari esok.

Sebab selain mengurangi keindahan taman, juga mengganggu saudara kita yang lain yang pengen duduk disini.

Toh di taman juga Pemkab sudah menyediakan beberapa tempat pembuangan sampah kok.

Cekap sementen mawon, matur suwun.

Lokasi : Taman samping Masjid Agung Baitul Makmur.

Postingan positif itu pun menuai pujian dan dukungan netizen warga Jepara.

Akun @Nor Alifah menuliskan, “Alhamdulillah tadi malam saya habis dari situ tapi sampah saya kemas dan saya masukkan ke tong sampah, jni untuk memberi contoh buat si kecil agar gak nyampah di sembarang tempat, bahkan kalau ke pantai kami selalu bawa pulang kembali sampah bekas bekal kami,” tulisnya.

“Mungkin perlu undang-undang denda dan pidana koyok nok luar negeri ben Indonesia  selot maju hhhhhhhhhhh,” tulis akun @Chan Ali.

@Nur Kholis Kholisaja menjawab, “Biasa wong kampung, ga Reti keindahan.”

Pemandangan serupa terjadi di taman Jl. KM. Sukri. Banyak sampah berserakan di tempat duduk dan sekitar taman, terutama jika malam minggu di tepi kali Kanal itu. (mas)

Tinggalkan Balasan