Terkait Pembubaran Forum Diskusi, Mahasiswa Di Bali Siap Ajukan Audiensi

0
situasi ketika forum diskusi yang tengah digelar oleh mahasiswa dibubarkan paksa.

Denpasar, 5NEWS.CO.ID,- Terkait dengan pembubaran forum diskusi mahasiswa Universitas Udayana tentang dinamika pemerintahan Jokowi oleh pihak Rektorat Universitas, mahasiswa menegaskan ingin mengadakan audiensi dengan pihak Rektorat untuk membicarakan tentang forum diskusi yang dibubarkan pada Senin (28/10/2019) lalu.

Menurut mahasiswa, audiensi perlu mereka lakukan untuk mendapatkan kejelasan dari pihak rektorat agar hak mereka untuk berpendapat atau berdiskusi yang banyak digelar disekitaran kampus tidak dilarang atau dibubarkan kembali oleh pihak rektorat.

“Ya semoga rektor mau ketemu dan mendengarkan kita. Kami perlu klarifikasi soal itu, karena masalah perizinan cuma justifikasi normatif,” kata penanggung jawab acara diskusi, Excel Bagaskara, saat dihubungi oleh awak media.

Ia juga, menambahkan bahwa justifikasi itu digaungkan dari hasil rapat evaluasi yang langsung mereka laksanakan pasca forum diskusi mereka dibubarkan beberapa hari yang lalu, audiensi akan diajukan melalui surat yang akan disampaikan oleh mahasiswa kepada pihak rekorat pekan depan.

“Ya intinya sih untuk klarifikasi saja, namun orientasinya tetap kampanye soal pemberangusan hak demokratis. Apalagi Unud punya rekam jejak yang buruk tentang hal itu,” ungkap Excel.

Menurut Excel, diskusi tentang dinamika pemerintahan Presiden Jokowi akan digelar setelah perwakilannya menemui pihak rektorat dalam acara audiensi. Tapi diskusi dengan tema yang lain akan tetap dilaksanakan, hal ini bertujuan untuk membangun kesadaran berpolitik mahasiswa di Bali.

Pihak mahasiswa mengaku kecewa terkait adanya pembubaran forum diskusi yang mereka adakan dengan alasan tidak ada izin. Excel mengatakan, pihaknya memang tidak mengajukan surat pemberitahuan secara resmi namun ia sudah mengajukan izin secara verbal kepada satpam.

“kita emanng tidak berkirim surat secara resmi. Kita cuma memberitahukan ke satpam seperti diskusi-diskusi yang sering kita lakukan sebelumnya, karena kegiatan kita cuma diskusi,” tambah Excel

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana, Made Sudarma mengatakan,pihaknya siap memfasilitasi apabila ada surat izin resmi yang masuk ke Rektorat.

“Kami terserah mereka, tergantung kalau mau meneruskan silahkan mengajukan izin. Kalau tidak ya selesai disini. Kami bersedia memfasilitasi,” katanya saat ditemui di Gedung Rektorat Univesitas Udayana, Selasa, (29/10). (mra)

Tinggalkan Balasan