Kepsek SDN Waturoyo Pati Sebut Dana BOS Belum Sentuh Warga Miskin

0
144

Pati, 5NEWS.CO.ID,- Kepala Sekolah SDN Waturoyo Pati menyebut dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) belum menyentuh warga miskin. Kepsek mengatakan dana BOS di sekolah yang dipimpinnya, sejauh ini digunakan untuk keperluan operasional yang lain.

“Soal seragam olah raga, sudah dibagikan pada hari Selasa kemarin. Dana BOS sementara ini masih digunakan untuk menunjang biaya operasional sekolah lainnya,” kata Kepsek SDN Waturoyo, Ngarbi S.Pd., saat dikonfirmasi 5NEWS.CO.ID, Rabu (2/10/2019) siang.

Pihak sekolah, kata Ngarbi, mempersilahkan orang tua murid untuk membeli seragam merah putih sendiri bagi putra putrinya dan tidak dikoordinir sekolah. Terkait seragam olah raga dan batik, Kepsek menjelaskan, pengadaannya disepakati secara kolektif dan dikoordinir oleh perwakilan dari wali murid yang ditunjuk.

“Sebelumnya orang tua murid sudah kita kumpulkan. Mereka sepakat untuk membuat seragam secara kolektif. Koordinatornya salah seorang walii murid,” lanjut dia.

Terkait BOS, Kepsek mengatakan memang belum pernah dipergunakan untuk menunjang biaya seragam. Menurutnya, sejauh ini dana tersebut digunakan untuk menunjang biaya operasional SDN Waturoyo yang lain.

“Belum pernah,” ujar Kepsek, saat ditanya soal alokasi BOS bagi warga miskin.

Dalam pesannya, Kepsek meminta doa restu dan dukungan semua pihak demi kemajuan sekolahnya. Menurut Ngarbi, pihak sekolah tebuka bagia setiap kritik atau masukan demi kemajuan sekolah.

Sebelumnya, orangtua murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Waturoyo mengeluhkan biaya seragam yang harus dibayarkan kepada pihak sekolah. Mereka juga mempertanyakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi warga miskin.

Orang tua siswa itu berharap ada kebijakan untuk meringankan beban biaya sekolah, khususnya bagi warga miskin. Selain itu, mereka juga merasa keberatan dengan biaya seragam yang dianggap cukup membebani orang tua murid.

Menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), SDN Waturoyo memperoleh dana BOS sebesar Rp. 23.200.000,- pada tri wulan pertama tahun 2019 dan Rp. 46.880.000,- pada tri wulan kedua. Untuk periode tri wulan ketiga, SDN Waturoyo mendapatkan dana BOS sebesar Rp. 23.360.000,- sebagai bantuan pemerintah untuk meringankan biaya operasional sekolah (sumber : BOS Kemendikbud).(dwi)

Tinggalkan Balasan