Kompolnas: Tindak Tegas Kekerasan Yang Dilakukan Oknum Aparat

0

Jakarta, 5NEWS.CO.ID,— Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Dede Farhan Aulawi mengatakan, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri harus memeriksa setiap anggota kepolisian yang diduga melanggar peraturan saat melakukan pengamanan aksi demonstrasi mahasiswa.

Pernyataan ini dibuat terkait viralnya sejumlah video kekerasan yang diduga dilakukan oleh beberapa aparat kepolisian dan saat ini tengah viral di media sosial.

“Jika ada oknum anggota yang melakukan penyimpangan, tentu juga harus diperiksa oleh Propam Polri untuk mengetahui dan mendalami kejadian yang sebenarnya,” ujar Dede ketika dihubungi salah satu media Nasional, Rabu (24/9/2019).

“Jika hasil pemeriksaan ternyata dinilai ada pelanggaran, maka oknum anggota tersebut harus ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya lagi.

Dede mengungkapkan bahwa personel Polri harus mengikuti peraturan yang berlaku dalam menjalankan setiap tugasnya. Demonstrasi atau penyampaian pendapat di muka umum diperbolehkan oleh undang-undang, namun dalam praktiknya tetap harus mengikuti peraturan yang telah ditentukan.

Polri, tutur Dede akan mengedepankan upaya persusasif jika terjadi hal yang tidak diinginkan dalam demonstrasi, jika keadaan semakin memanas maka kepolisian akan melakukan upaya penegakan hukum yang sesuai dengan peraturan.

“Namun jika pendekatan persuasif tidak diindahkan, bahkan cenderung ada oknum pendemo yang bertindak anarkis maka Polri harus melakukan upaya penegakan hukum yang sesuai dengan amanah Undang-Undang,” kata dia.

Ia pun meminta agar semua pihak dapat mengendalikan diri dan tidak terpancing provokasi maupun berita-berita bohong atau hoaks, karena situasi seperti banyak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Di media sosial Twitter, beredar sebuah video kekerasan yang dilakukan oleh aparat, berdasarkan keterangan video, kejadian itu terjadi di JCC. Video-video serupa juga banyak terjadi di beberapa daerah yang mengalami peristiwa demonstrasi mahasiswa. (mra)

Komentar