Sebar Hoaks di Twitter, Mustofa Nahrawardaya Ditangkap Polisi

0
Mustofa Nahra Wardaya ditangkap polisi

Jakarta, 5NEWS.CO.ID,- Koordinator badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mustofa Nahrawardaya ditangkap polisi. Penangkapan itu dilakukan pada Minggu (26/5/2019) dini hari. Diduga penangkapan Mustofa tersebut terkait dengan postingan hoaks di Twitter terkait kericuhan 21-22 Mei.

Simak juga: Tagar #TangkapMustofaNahra Melambung di Twitter

Dalam surat penangkapan Mustofa disebutkan bahwa surat itu ditujukan kepada pemilik akun @AkunTofa dan @TofaLemonTofa. Pemilik akun diduga keras melakukan tindak pidana ujaran kebencian berdasarkan SARA dan/atau pemberitaan bohong melalui media Twitter.

Sehari sebelumnya, jagat maya sempat dihebohkan oleh tagar #TangkapMustofaNahra dan trending topic di Twitter. Warganet ramai mencibir unggahan akun @akunTofa yang memuat berita hoaks oknum polisi menyeret dan memukuli seorang anak hingga tewas.

Dalam cuitannya, Mustofa menulis, ““Innalillahi-wainnailaihi-raajiuun. Sy dikabari, anak bernama Harun (15) warga Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat yg disiksa oknum di Komplek Masjid Al Huda ini, syahid hari ini. Semoga almarhum ditempatkan ditempat yg terbaik disisi Allah SWT, Amiiiin YRA”. Selang beberapa saat, cuitan itu kemudian dihapus.   

Namun hasil tangkapan layar cuitan @AkunTofa itu kemudian beredar di Twitter. Pengguna Twitter beramai-ramai mencibir postingan Mustofa dengan menambahkan tagar #TangkapMustofaNahra.

Surat penangkapan Mustofa menyebutkan pemilik akun @AkunTofa itu terjerat pasal 45A ayat (2) Jo pasal 28 ayat 2 Undang Undang nomor 19 tahun 2016, tentang Perubahan Atas Undang Undang nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE  Selain itu, Mustofa juga dijerat dengan pasal 14 dan 15 Undang Undang Nomor1 tahun 1946.(hsn)

Komentar