Mengenal dan Mengatasi Kejenuhan Belajar

0
Gambar ilustrasi

Penulis: Syarmanda,S.Pd.

Kejenuhan belajar adalah kondisi yang yang mengganggu semangat dan aktivitas siswa. Kondisi ini dapat berdampak pada motivasi maupun prestasi peserta didik. Kejenuhan belajar biasanya ditandai dengan perubahan emosional, penurunan prestasi hingga tingginya angka absensi siswa.

Kejenuhan belajar (learning plateu) adalah kondisi umum yang dialami peserta didik dalam masa tertentu yang disebabkan oleh berbagai faktor. Jika tak dicermati, gangguan emosional ini menjadi factor penghambat perkembangan belajar peserta didik.

Indikasi Kejenuhan dan Kebosanan

Mengutip tulisan Muchlisin Riadi berjudul Kejenuhan Belajar (Aspek, Indikator, Penyebab dan Cara Mengatasi, 2022), ada beberapa faktor penyebab kejenuhan belajar yang lazim dialami siswa, yaitu:

1. Monoton

Melakukan hal yang sama secara berulang-ulang tanpa beberapa perubahan juga dapat membuat jenuh. Sebab paling umum di balik timbulnya rasa jenuh adalah kesibukan yang monoton. Seseorang yang mengerjakan sesuatu berulang, dengan proses yang sama, suasana yang sama, hasil yang sama, dalam kurun waktu yang lama.

2. Kurang Istirahat

Terlalu lama belajar tanpa istirahat, selain menimbulkan rasa kelelahan, juga dapat menimbulkan rasa kebosanan. Kondisi seperti ini dapat juga terjadi sebaliknya, yaitu rasa bosan yang mengakibatkan kelelahan.

3. Rutinitas tanpa Variasi

Sepertiga waktu dalam 24 jam untuk belajar di sekolah secara monoton tanpa variasi, lama-kelamaan akan menimbulkan kebosanan.

4. Kelas

Belajar di ruang kelas yang gelap tanpa ventilasi yang cukup, letak meja, kursi kondisi ruang yang tidak berubah-ubah dapat menimbulkan kejenuhan belajar.

5. Kegagalan Beruntun

Siswa yang merasa telah belajar dan berusaha tetapi tetap gagal dalam meraih prestasi di sekolah pasti akan mengalami kejenuhan dalam belajar.

6. Kurangnya Apresiasi

Kurangnya penghargaan (apresiasi) terhadap prestasi dan pengorbanan siswa dapat memicu kejenuhan belajar siswa.

7. Ketegangan (Stress)

Ketegangan dalam proses belajar mengajar memang tidak bisa dihindari, namun ketegangan yang terus menerus bisa menimbulkan kejenuhan.

8. Perlakuan Buruk

Perlakuan buruk dari guru maupun ssiwa lain, memicu perasaan jenuh, bosan, dan malas bagi siswa yang mengalaminya.

9. Lemah Minat

Secara alami, ketika siswa tidak menyukai atau tidak minat pada mata pelajaran tertentu ia akan selalu merasa jenuh dan bosan terhadap mata pelajaran tersebut.

Mengatasi Kejenuhan Belajar

Untuk mengatasi kejenuhan belajar, para guru dapat mencoba beberapa teknik berikut:

1. Berdoa

Memulai pelajaran dengan berdoa bersama dengan niat yang tulus dipercaya membantu meningkatkan suasana hati (good mood).

2. Belajar di Luar Kelas (Outing Class)

Salah satu cara yang cukup efektif untuk mengatasi kebosanan dan kejenuhan belajar adalah dengan belajar di luar kelas. Pembelajaran di luar kelas akan memberikan tantangan dan suasana baru sebagai variasi dalam kegiatan belajar mengajar.

3. Mengubah Suasana Kelas

Ada kalanya, mengubah posisi tempat duduk siswa cukup efektif mengatasi kejenuhan siswa.

4. Story Telling

Strory Telling adalah mengajak siswa untuk menarasikan sesuatu yang berkaitan dengan materi pelajaran. Metode ini, selain dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa, juga sangat efektif mengatasi kejenuhan.

5. Evaluasi dan Koreksi

Tanpa sadar, seorang guru dapat menjadi faktor penyebab siswa mengalami kejenuhan dan kebosanan dalam belajar. Untuk itu, pendidik wajib mengevaluasi dan melakukan refleksi diri agar mampu mengembangkan metode pembelajaran yang disukai oleh peserta didik.

Catatan:

Artikel ditulis oleh Syarmanda,S.Pd., NIP. 196811112007011018, SD Negeri Sumbersoko 02 Sukolilo, Pati, Jawa Tengah.

Komentar