Tradisi Rebo Wekasan, Diyakini Hari Penuh Kesialan

0
Sebagian masyarakat menyakini hari Rebo Wekasan masih sakral

5NEWS.CO.ID,- Rebo Wekasan atau Rabu Pungkasan adalah upacara adat tradisi Jawa yang ditujukan untuk memohon perlindungan dari Allah SWT agar terhindar malapetaka yang akan terjadi.

Ritual ini diadakan setiap penanggalan Hijriah tepatnya Rabu Terakhir di bulan Safar. Sebagian masyarakat Indonesia mempercayai rebo terakhir merupakan hari penuh kesialan, dimana akan datang bencana.

Tradisi Rebo Wekasan sudah berlangsung secara turun temurun dikalangan masyarakat Jawa, Sunda dan Madura dan dianggap sakral. Diyakini sebagai bentuk keprihatinan dari keyakinan bahwa Allah Swt menurunkan 320 ribu bencana di Rabu Terakhir pada bulan Safar.

Rebo sendiri artinya Rabu, sedang Wekasan berarti pungkasan atau akhir. Jadi Rebo Wekasan adalah hari Rabu Terakhir.

Pelaksanaan secara umum tradisi ini dilakukan dengan sholat, berdoa, selamatan, sedekah, silahturahmi dan berbuat baik kepada sesama.

Nabi Muhammad SAW menyatakan bulan Safar bukanlah bulan yang penuh kesialan. Islam menyarankan di hari Rabu Terakhir untuk melaksanakan sholat dan berdoa memohon agar dihindarkan dari segala macam bala atau kesialan.

Adapun amalan yang bisa dilakukan pada Rabu Terakhir di bulan Safar dimulai dari hari Selasa hingga Rabu, tepatnya dilaksanakan pada waktu Ashar atau Maghrib. Sebaiknya dilaksanakan setelah matahari terbit atau sebelum waktu dhuha di hari Rabu.(sari)

Tinggalkan Balasan