Hikmah Puasa dan Zakat Fitrah dalam Krisis Pandemi Corona

0
Hkmah Puasa dan Zakat Fitrah dalam Krisis Pandemi Corona

Penulis: Lintal Muna

Implementasi puasa yakni tumbuhnya rasa kasih sayang dengan sesama, memahami kondisi orang lain yang kekurangan dengan ikut merasakan bagaimana rasanya saat haus, lapar. Puasa juga sebuah ibadah untuk melatih diri untuk perang melawan hawa nafsu, karena perang terbesar di dunia adalah memerangi hawa nafsu.

Tidak  sedikit rumah tangga yang hancur disebabkan karena tidak bisa menahan hawa nafsu. Hawa nafsu munciul bukan hanya berasal dari jasmani atau fisik, melainkan juga rohani. Sejarah mencatat banyak organisasi bahkan kekuasaan bisa hancur lantaran hawa nafsu yang mementingkan egoisme.

Ego cenderung mengabaikan kepentingan bersama dan kemaslahatan dengan mengedepankan kepentingan sendiri. Pengerusakan hutan tanpa kendali, penyalahgunaan wewenang dan banyak lagi peristiwa peristiwa terjadi di muka bumi terjadi karena ketidakmampuan dalam mengendalikan hawa nafsu.

Allah Swt memberikan kesempatan hambaNya untuk berlatih mengendalikannya selama satu bulan penuh. Di bulan Ramadhan, Dia  mewajibkan berpuasa mengendalikan ‘babagan howo songo’ (sembilan hal). Kedua mata agar tak melihat sesuatu yang mengarahpada kemaksiatan,dua telinga agar tidak mendengarkn pembicaraan yang tidak bermanfaat, dua lubang hidung agar berhenti mengurangi mencium aroma sedap, satu mulut supaya terjaga dari pembicaraan kotor dan tak berfaedah, farji supaya aman dari perbuatan zina,.

Hal itu dilakukan dengan menahan makan,minum,serta merasakan lapar dahaga disiang hari selama satu bulan penuh. Oleh karena itu, jika dilakukan dengan ikhlas, maka Allah Swt juga akan melimpahkan kasih sayang, ampunan, dan keterbebasan dari api neraka.

Detik detik akhir bulan suci Ramadhan, Dia juga mewajibkan untuk membayar zakat fitrah, agar amal ibadah kita bisa terangkat naik dan diterima olehNya. Pahala puasa kita menggantung antara langit dan bumi hingga saat zakat fitrah ditunaikan, amal puasa hambaNya terangkat naik ke Arsy.

Mengingat kondisi bangsa yang sedang menghadapi pandemi covid-19, banyak warga yang terdampak langsung, terutama kalangan fakir miskin. Allah Swt telah mengatur agar hasil zakat bisa segera dinikmati oleh mereka yang saat ini sangat membutuhkannya. Subhanallah.

Selain zakat fitrah, selayaknya zakat harta (zakat mal) juga ditunaikan. Semua itu bertujuan untuk membersihkan diri dan harta agar dapat lebih dekat denganNya.

“Apabila semua rizqi itu racun, maka zakat adalah penawarnya”

Pandemi covid-19 bukan halangan yang bisa mematahkan semangat bangsa untuk terus melangkah dan maju. Dengan niat tulus yang ikhlas, bangsa ini pasti mampu melewati ujian pandemi dan kembali membangun masa depan.

Tinggalkan Balasan